TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Beberapa pihak yang mengaku sebagai alumni Tim Sukses Azhari dan Relawan Azhari menghubungi TeropongPublik untuk menyampaikan harapan mereka agar Bupati lebih selektif dalam menunjuk Penjabat Sementara (PJs) Kepala Desa. Sumber yang tidak disebutkan namanya itu menyoroti bahwa dari 66 PJs Kades yang akan ditunjuk, beberapa di antaranya memiliki rekam jejak yang dianggap tidak netral dalam politik.
Padahal, menurut mereka, tugas utama PJs Kades adalah memastikan kesuksesan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Jika PJs yang ditunjuk tidak menunjukkan sikap netral, dikhawatirkan hal ini akan berdampak negatif pada masyarakat serta menghambat jalannya proses demokrasi di tingkat desa.
"Menunjuk PJs Kades memang hak Bupati, tetapi kami berharap beliau lebih selektif dalam memilih. Seorang kepala desa memimpin ribuan bahkan ratusan warga, dan efektivitas kepemimpinannya sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat. Jika seorang PJs tidak disukai rakyatnya, apakah pemerintahan desa bisa berjalan maksimal?" ujar salah satu alumni tim sukses.
Menurut mereka, ini bukan sekadar persoalan politik, tetapi lebih kepada pertimbangan dampak jangka panjang bagi masyarakat desa. Dengan menunjuk PJs Kades yang benar-benar kompeten dan netral, diharapkan Pilkades bisa berlangsung adil dan kondusif demi kepentingan bersama.
Mereka pun berharap agar Bupati dapat mempertimbangkan aspirasi ini demi menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
Pewarta: Harlis Sang Putra
Editing: Adi Saputra