TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Masyarakat Desa Pelabai kecamatan Tubei digegerkan oleh fakta mengejutkan: anggaran Dana Desa tahun 2025 merosot tajam, dari Rp 1,03 miliar di tahun 2024 menjadi hanya Rp 773 juta saja! Angka ini tentu mencengangkan, terlebih status Desa Pelabai tercatat sebagai Desa Maju, yang seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan dan pemberdayaan.
Berdasarkan data resmi yang diperbarui pada 21 Juni 2025, hanya tahap pertama yang disalurkan sebesar Rp 452 juta. Sementara pada tahun lalu, Pemdes Pelabai menerima penuh dua tahap penyaluran hingga menyentuh angka Rp 1,03 miliar.
Penurunan drastis ini menimbulkan tanda tanya besar. Apakah ini bagian dari kebijakan baru? Atau ada indikasi lemahnya serapan dan kinerja desa tahun sebelumnya? Sampai saat ini, tidak ada klarifikasi terbuka dari Pemerintah Kabupaten Lebong maupun pihak Dinas PMD terkait alasan penyusutan dana secara signifikan tersebut.
Masyarakat menilai penurunan ini berpotensi melumpuhkan banyak program pembangunan di desa. “Kalau anggarannya tinggal separuh lebih, jelas banyak program tahun ini bisa gagal. Jangan-jangan memang ada permainan anggaran di atas,” ujar seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi lain, Pemdes Pelabai sendiri masih bungkam. Tak ada penjelasan publik, tak ada musyawarah terbuka soal arah dan strategi pemanfaatan dana yang kini semakin terbatas. Hal ini justru memicu spekulasi liar di tengah warga.
Pewarta: Harlis Sang putra
Editing: Adi Saputra