TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Fenomena antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite, kembali terjadi di Kota Bengkulu. Sejak Selasa sore (14/10/2025) sekitar pukul 17.18 WIB, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dilaporkan mengalami kekosongan stok, sehingga menyebabkan antrean kendaraan mengular di beberapa titik.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa SPBU di kawasan Tebeng, KM 6,5, hingga KM 8 tampak dipadati pengendara roda dua dan empat yang berusaha mendapatkan Pertalite. Di beberapa lokasi, petugas bahkan memasang tanda “BBM Habis”, menandakan ketiadaan stok untuk sementara waktu.
“Ya sore ini khususnya Pertalite sulit didapat. Saya sudah ke SPBU Tebeng dan SPBU KM 6,5, semuanya kosong. Akhirnya saya dapat di SPBU KM 8, tapi antreannya sangat panjang, terutama untuk motor,” keluh Ahmad, salah satu warga yang ditemui di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab terjadinya kekosongan stok. Petugas di lapangan hanya menyebut bahwa pasokan belum masuk dari depo utama. Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan, karena BBM bersubsidi menjadi kebutuhan utama masyarakat, terutama bagi pengendara harian dan pelaku usaha kecil.
“Kalau begini terus, masyarakat kecil yang paling kena dampaknya. Seharusnya ada langkah cepat dari pemerintah dan Pertamina agar stok tetap aman,” ujar seorang pengendara lain yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, hingga Selasa malam, PT Pertamina belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab kelangkaan dan waktu normalisasi distribusi BBM subsidi di wilayah Kota Bengkulu. Masyarakat pun berharap agar pasokan segera kembali lancar, sehingga aktivitas warga tidak terganggu akibat antrean panjang yang terus terjadi di sejumlah SPBU.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra