Skip to main content

Bank Bengkulu Siap Jadi Motor Ekonomi

Bengkulu menjadi tuan rumah Seminar Nasional FKDK BPD Wilayah Barat Indonesia 2026, mendorong kolaborasi perbankan daerah demi pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Provinsi Bengkulu kembali dipercaya menjadi pusat kegiatan strategis nasional dengan menjadi tuan rumah Seminar Nasional Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan (FKDK) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Wilayah Barat Indonesia Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perbankan daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jamuan makan malam (welcome dinner) yang berlangsung di Balai Raya Semarak pada Rabu (22/4). Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Bengkulu sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Mian menekankan pentingnya sinergi antara Bank Pembangunan Daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi yang kuat antar lembaga keuangan daerah sangat dibutuhkan untuk mendukung arah kebijakan nasional, terutama dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi yang ambisius.

“Kita harus bergerak bersama dan saling menguatkan. Perbankan daerah memiliki posisi strategis dalam menggerakkan sektor riil, khususnya dalam mendukung pelaku usaha lokal,” ujar Mian.

Ia juga menyinggung arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. Menurutnya, target tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen, termasuk BPD, mampu berkontribusi secara optimal dalam mendorong investasi dan pembiayaan produktif di daerah.

Pelaksana Tugas Direktur Bank Bengkulu, Iswahyudi, mengajak seluruh peserta seminar untuk turut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi daerah selama berada di Bengkulu

Di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi daerah melalui berbagai kebijakan kolaboratif. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan peran BPD dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga mereka tidak hanya menjadi penonton dalam arus pembangunan, tetapi turut menjadi pelaku utama.

Pemerintah daerah juga mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara sektor perbankan dan dunia usaha. Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan akses pembiayaan semakin terbuka, sehingga mampu meningkatkan daya saing ekonomi lokal.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Bank Bengkulu, Iswahyudi, mengajak seluruh peserta seminar untuk turut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi daerah selama berada di Bengkulu. Ia mengimbau agar para tamu dan peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenal sekaligus mendukung produk-produk lokal.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk berbelanja produk UMKM Bengkulu. Ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal sekaligus membantu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ungkap Iswahyudi.

Menurutnya, kehadiran para peserta dari berbagai daerah di Indonesia tidak hanya membawa dampak positif dari sisi pertukaran pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi sektor ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM.

Seminar Nasional FKDK BPD Wilayah Barat Indonesia sendiri dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/4). Agenda ini diharapkan menjadi forum strategis dalam membahas berbagai isu penting terkait kepatuhan, tata kelola perbankan, serta peran BPD dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional dan global.

Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar BPD di wilayah barat Indonesia. Dengan adanya kesamaan visi dan langkah, diharapkan BPD mampu memainkan peran yang lebih signifikan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Bengkulu semakin diperhitungkan sebagai lokasi penyelenggaraan event nasional. Dengan dukungan infrastruktur dan komitmen pemerintah daerah, Bengkulu terus berbenah untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Indonesia.

Melalui pelaksanaan seminar ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat memperkuat peran BPD sebagai motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara merata.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra