Skip to main content

Bupati Bengkulu Tengah Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Pondok Kelapa

Bupati Bengkulu Tengah Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Pondok Kelapa

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   

Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., meninjau langsung dapur Satuan Pengelola Program Gizi (SPPG) serta beberapa sekolah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pondok Kelapa. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Direktur RSUD Bengkulu Tengah, serta Camat Pondok Kelapa. Rombongan mengawali kunjungan di dapur SPPG Yayasan Sungai Lemau, dilanjutkan ke SPPG Yayasan Nusantara Maju Mapan, dan kemudian meninjau dua sekolah penerima manfaat program MBG, yaitu SDN 18 Pondok Kelapa dan SDN 71 Pondok Kelapa.

Bupati Rachmat menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan kesehatan dan pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah dasar hingga menengah, agar mereka tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi.

“Program MBG menjadi salah satu prioritas Pemkab Bengkulu Tengah dalam mendukung peningkatan kesehatan dan gizi anak-anak sekolah. Saya ingin memastikan langsung bagaimana pelaksanaannya di lapangan, terutama di wilayah Pondok Kelapa,” ujar Bupati Rachmat.

Ia menjelaskan bahwa saat ini telah beroperasi tiga dapur SPPG yang tersebar di Kecamatan Pondok Kelapa, Taba Penanjung, dan Pematang Tiga. Ketiganya dinilai berjalan dengan baik dan mampu menyuplai kebutuhan makanan bergizi ke sekolah-sekolah di wilayah masing-masing.

“Saat ini ada tiga dapur SPPG yang sudah aktif beroperasi. Insya Allah, dapur di Kembang Seri segera menyusul agar pelaksanaan program bisa merata di seluruh wilayah. Proses pengolahan makanan juga sudah berjalan baik, mulai dari penerimaan bahan mentah hingga pendistribusian ke sekolah. Saat ini, Bengkulu Tengah sudah melayani sekitar 7.400 anak dari total sekitar 19 ribu anak mulai dari tingkat TK hingga SMA. Tadi saya lihat anak-anak di SDN 18 sangat antusias menikmati makanannya,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Rachmat menambahkan bahwa Pemkab Bengkulu Tengah akan terus memperluas jangkauan program MBG dengan menambah jumlah dapur SPPG di kecamatan lain. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan manfaat bagi seluruh pelajar di Bengkulu Tengah, terutama di wilayah terpencil.

“Ke depan, kami akan menambah dapur SPPG di beberapa wilayah lain agar semua sekolah bisa terlayani. Tujuannya bukan hanya memenuhi gizi anak-anak, tetapi juga menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini,” tegasnya.

Usai meninjau dapur dan sekolah penerima MBG, Bupati Rachmat bersama jajaran melanjutkan kunjungan ke SDN 71 Pondok Kelapa. Sekolah ini menjadi salah satu penerima program revitalisasi dari Direktorat SD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang mencakup pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan toilet baru.

Dengan adanya sinergi antara program gizi dan peningkatan sarana pendidikan, diharapkan anak-anak Bengkulu Tengah dapat belajar dalam lingkungan yang sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra