TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Ribuan pasang mata tertuju pada lintasan Sirkuit NP Escobar Cup, Desa Pagar Gunung, saat Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP didampingi Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si secara resmi membuka event Piala Bupati dan Wakil Bupati Open Grasstrack 2025, Minggu (14/9/2025) pukul 10.00 WIB.
Gelaran ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana kian meriah dengan kehadiran ratusan pembalap (crosser) dari berbagai daerah. Tidak hanya berasal dari Kabupaten Kepahiang, tetapi juga hadir peserta dari Rejang Lebong, Kota Bengkulu, Lubuk Linggau, hingga Padang, Sumatera Barat. Ribuan penonton yang memadati area sirkuit menambah semarak jalannya perlombaan.
Dalam sambutannya, Bupati Zurdi Nata menyampaikan bahwa penyelenggaraan Grasstrack bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi secara positif. Menurutnya, pemerintah daerah ingin memberikan ruang yang aman dan terarah agar pemuda tidak lagi menyalurkan minatnya melalui balapan liar di jalan raya yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Event ini kita harapkan mampu menjadi ajang resmi bagi para pecinta otomotif, khususnya Grasstrack. Melalui kegiatan seperti ini, hobi mereka bisa tersalurkan dengan baik, dan tentu jauh lebih bermanfaat daripada balap liar,” ungkap Zurdi Nata.
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa Open Grasstrack 2025 juga diharapkan memberi dampak positif pada sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat Kepahiang. Ribuan penonton yang hadir dari berbagai daerah diyakini mampu mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi sirkuit.
“Selain untuk olahraga, kegiatan ini kita harapkan juga bisa menggerakkan ekonomi rakyat. Kehadiran peserta dan penonton tentu akan membawa keuntungan bagi pedagang maupun UMKM di Kepahiang. Dari sisi pariwisata, Grasstrack juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang,” jelasnya.
Bupati pun optimis, melalui event semacam ini, Kepahiang dapat melahirkan atlet-atlet Grasstrack berbakat yang kelak mampu bersaing di level regional bahkan nasional. Ia berkomitmen menjadikan Open Grasstrack sebagai agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kepahiang setiap tahunnya.
“Insya Allah, kegiatan ini akan terus berlanjut sebagai event tahunan. Harapannya dari sini muncul pembalap-pembalap terbaik yang mampu membawa nama baik Kepahiang di ajang yang lebih besar,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Abdul Hafizh menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat. Menurutnya, olahraga otomotif, khususnya Grasstrack, masih menjadi cabang yang digemari banyak kalangan. Dukungan pemerintah daerah diharapkan mampu menjadikan ajang ini lebih profesional dan berkelanjutan.
Sorak-sorai penonton yang memenuhi arena menjadi bukti nyata bahwa Grasstrack masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Tak hanya menyajikan adu keterampilan para pembalap di lintasan tanah, event ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga Kepahiang. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, Open Grasstrack 2025 diyakini dapat menjadi momentum penting dalam mengangkat potensi daerah sekaligus memupuk rasa cinta masyarakat terhadap olahraga otomotif.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra