Skip to main content

Cegah Kriminalitas Remaja, Siskamling Diaktifkan di Seluruh RT

Cegah Kriminalitas Remaja, Siskamling Diaktifkan di Seluruh RT

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu mengambil langkah cepat menyikapi meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya aksi remaja yang kedapatan membawa senjata tajam serta dugaan keterlibatan pelajar dalam kelompok geng motor. Situasi tersebut mendorong Dedy Wahyudi untuk mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh ketua RT dan RW agar kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap wilayah.

Instruksi itu disampaikan menyusul adanya laporan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sejumlah kawasan Kota Bengkulu dalam beberapa pekan terakhir. Warga, khususnya para orang tua, mulai khawatir dengan aktivitas anak-anak yang berkeliaran hingga larut malam tanpa pengawasan jelas. Pemerintah pun menilai perlu ada upaya pencegahan berbasis lingkungan guna meminimalisasi potensi tindakan kriminal.

Menurut Dedy, pos keamanan lingkungan atau poskamling tidak boleh dipandang sekadar sebagai tempat berkumpul warga. Ia menegaskan bahwa poskamling merupakan lini terdepan dalam mendeteksi secara dini setiap gejala gangguan keamanan. Dengan ronda malam yang aktif dan terjadwal, potensi konflik maupun aksi kekerasan dapat ditekan sebelum berkembang menjadi persoalan besar.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat. Masyarakat harus ikut ambil bagian. Poskamling harus hidup kembali dan benar-benar berfungsi,” ujar Dedy dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Seiring dengan itu, jajaran Polresta Bengkulu juga tengah menggencarkan patroli dan razia terhadap kelompok geng motor yang diduga kerap meresahkan warga. Operasi tersebut menyasar titik-titik rawan yang kerap dijadikan tempat berkumpul remaja pada malam hari. Pemerintah berharap, keberadaan siskamling dapat menjadi filter awal di tingkat RT sebelum persoalan melebar ke ranah penegakan hukum.

Pemkot menargetkan seluruh RT di Kota Bengkulu memiliki poskamling aktif dengan jadwal ronda bergiliran. Ketua RT dan RW diminta menyusun skema penjagaan yang melibatkan warga secara partisipatif. Selain itu, unsur perlindungan masyarakat (Linmas) diinstruksikan siaga dan turut memantau dinamika lingkungan masing-masing.

Koordinasi lintas sektor juga menjadi penekanan utama. Wali Kota meminta agar setiap temuan aktivitas mencurigakan, seperti kerumunan remaja pada jam rawan, segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas maupun Babinsa setempat. Dengan pola komunikasi yang cepat dan terarah, diharapkan potensi gangguan dapat diantisipasi tanpa menimbulkan keresahan lebih luas.

Dedy mengingatkan bahwa fenomena geng motor dan kepemilikan senjata tajam oleh remaja tidak bisa dianggap sepele. Selain melanggar hukum, kondisi tersebut berpotensi merusak masa depan generasi muda. Karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan edukatif.

“Kita ingin anak-anak kita terlindungi. Jangan sampai mereka terjerumus dalam pergaulan yang salah hanya karena kurang pengawasan. Lingkungan harus menjadi benteng pertama,” tegasnya.

Pengawasan terhadap pelaksanaan siskamling akan dilakukan secara berkala oleh Satpol PP bersama jajaran Linmas. Evaluasi rutin direncanakan guna memastikan setiap poskamling benar-benar berjalan efektif, bukan sekadar formalitas. Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait sistem penjagaan yang dinilai paling sesuai dengan karakter wilayah masing-masing.

Langkah revitalisasi siskamling ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas jalanan, sekaligus membangun kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat perkotaan. Dengan keterlibatan aktif warga, pemerintah optimistis situasi kamtibmas di Kota Bengkulu dapat kembali kondusif.

Upaya ini menjadi sinyal kuat bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. Ketika aparat dan masyarakat berjalan beriringan, ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit. Pemerintah Kota Bengkulu pun menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan demi menciptakan rasa aman bagi seluruh warga.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Sapitra