Skip to main content

Warga RT 08 Sukamerindu dan Jamaah Masjid Awaludin Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Semangat Gotong Royong Jadi Sorotan

Warga RT 08 Sukamerindu dan Jamaah Masjid Awaludin Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Semangat Gotong Royong Jadi Sorotan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat di lingkungan RT 08 Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, usai pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah. Bersama jamaah Masjid Awaludin, warga kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebagai wujud ibadah sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

Tradisi tahunan yang telah lama berlangsung tersebut masih terus dipertahankan hingga sekarang. Pada perayaan Hari Raya Iduladha tahun ini, panitia kurban Masjid Awaludin berhasil menyembelih sebanyak lima ekor sapi yang berasal dari partisipasi jamaah dan warga sekitar.

Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati area masjid untuk membantu seluruh rangkaian kegiatan. Mulai dari proses persiapan, penyembelihan, pemotongan daging, hingga pengemasan dilakukan secara bersama-sama dengan penuh semangat gotong royong.

Ketua Panitia Kurban Masjid Awaludin, H.Bustami, mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar dan jumlah hewan kurban tetap stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali bisa melaksanakan penyembelihan lima ekor sapi. Ini menunjukkan semangat kebersamaan warga masih sangat kuat dan terus terjaga,” ujar Bustami di sela kegiatan penyembelihan hewan kurban.

Bustami menjelaskan, pelaksanaan kurban di Masjid Awaludin menggunakan sistem kolektif yang dinilai cukup membantu masyarakat. Dalam satu ekor sapi terdapat tujuh peserta kurban yang bersama-sama menanggung biaya pembelian hewan.

Melalui sistem tersebut, masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah kurban meski dengan kondisi ekonomi yang berbeda-beda. Setiap peserta hanya perlu menyetorkan dana sekitar Rp2,5 juta untuk satu bagian sapi.

“Dalam satu sapi dibagi untuk tujuh orang. Sistem seperti ini sangat membantu warga yang ingin berkurban secara bersama-sama,” jelasnya.

Menurut Bustami, antusiasme warga untuk ikut berkurban setiap tahun masih cukup tinggi. Bahkan, banyak masyarakat yang telah mendaftarkan diri jauh sebelum Hari Raya Iduladha tiba.

Selain menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, kegiatan kurban juga memiliki nilai sosial yang sangat besar. Daging kurban nantinya dibagikan kepada warga sekitar, kaum dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan di lingkungan Kelurahan Sukamerindu.

Pembagian dilakukan secara merata agar manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Panitia juga memastikan proses distribusi berlangsung tertib dan tepat sasaran.

Menariknya, keterlibatan warga dalam kegiatan kurban tidak hanya didominasi kaum pria. Para remaja di lingkungan RT 08 terlihat aktif membantu proses pemotongan hingga pembagian daging kurban kepada warga penerima.

Sementara itu, ibu-ibu RT 08 juga memiliki peran penting dalam menyukseskan kegiatan tahunan tersebut. Seperti tradisi Iduladha sebelumnya, para ibu berkumpul untuk memasak bersama sebagai hidangan makan siang usai proses penyembelihan hewan kurban selesai dilakukan.

Kegiatan memasak bersama itu menjadi bagian dari tradisi yang selalu dipertahankan warga setiap perayaan Iduladha. Selain mempererat silaturahmi, suasana kebersamaan juga semakin terasa ketika seluruh warga makan bersama setelah menyelesaikan kegiatan kurban.

“Kalau Iduladha memang selalu seperti ini. Ibu-ibu masak bersama, warga makan bersama setelah selesai pemotongan kurban. Ini sudah menjadi tradisi di sini,” kata salah seorang warga.

Warga menilai pelaksanaan kurban di Masjid Awaludin bukan sekadar agenda keagamaan tahunan, melainkan juga momentum memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas sosial antarwarga.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan RT 08 Sukamerindu tetap tumbuh kuat. Kekompakan warga dalam menyukseskan kegiatan kurban pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Keberhasilan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun ini juga tidak terlepas dari kerja sama panitia, jamaah masjid, pemuda, serta seluruh masyarakat sekitar yang terlibat aktif sejak awal hingga akhir kegiatan.

Momentum Iduladha 1447 Hijriah diharapkan semakin menumbuhkan rasa syukur, kepedulian, dan semangat berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat. Tradisi gotong royong yang terus dijaga warga RT 08 Sukamerindu pun menjadi contoh positif dalam mempererat persatuan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra