Skip to main content

Dedy Wahyudi: Jadilah Pegawai yang Dirindukan

Dedy Wahyudi: Jadilah Pegawai yang Dirindukan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>   Suasana haru dan penuh makna menyelimuti pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Bengkulu yang digelar selama tiga hari berturut-turut. Pelantikan ini berlangsung istimewa, karena dirancang dengan nuansa seremonial bak pelantikan pejabat tinggi negara di Istana Negara.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny Poyokan Lubis (Ronny PL) hadir langsung dalam acara yang digelar megah tersebut. Penyambutan mereka pun dilakukan secara khusus dengan iring-iringan pasukan paskibraka, purna praja, serta bujang dan gadis Kota Bengkulu, menjadikan prosesi terasa sangat sakral dan membanggakan.

Ratusan peserta pelantikan yang hadir tampak larut dalam suasana emosional ketika lagu kebangsaan "Indonesia Raya" berkumandang. Banyak di antara mereka yang tidak mampu menahan air mata, bahkan ada yang melakukan sujud syukur sebagai ungkapan rasa haru dan syukur atas perjuangan panjang yang akhirnya berbuah hasil.

Tak terkecuali Walikota Dedy Wahyudi, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangga kepada seluruh peserta pelantikan. Ia mengaku meneteskan air mata saat menyaksikan langsung pengabdian panjang para tenaga honorer yang kini resmi menyandang status PPPK.

“Saya ikut terharu. Justru saya yang menangis melihat Bapak dan Ibu yang hari ini dilantik. Ada yang sudah mengabdi selama 34 tahun, luar biasa. Bahkan ada yang tujuh bulan lagi pensiun. Tapi apapun itu, mari kita syukuri. Ini adalah buah perjuangan bersama,” ujar Dedy dengan suara bergetar.

Usai pengambilan sumpah jabatan dan pembacaan ikrar oleh para PPPK, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan SK dan pelantikan simbolis. Dalam momen tersebut, Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu turut menyalami setiap peserta satu per satu, sembari menyampaikan ucapan selamat dan melakukan sesi foto bersama.

Bagi para PPPK, momen ini menjadi kenangan tak terlupakan. Bisa berjabat tangan langsung dengan kepala daerah merupakan kebanggaan tersendiri. Mereka pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Bengkulu, khususnya kepada Walikota dan Wakil Walikota yang telah memperjuangkan hak-hak mereka sebagai tenaga honorer hingga kini berstatus pegawai pemerintah.

Dalam pesannya, Dedy Wahyudi menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Ia mengingatkan bahwa menjadi ASN bukan sekadar status, tapi juga amanah besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jadilah pegawai yang wajib ada, yang dirindukan kehadirannya, ditunggu idenya, dan disenangi pimpinannya. Kalau seperti ini, Insya Allah karirnya akan cemerlang. Jangan jadi pegawai yang keberadaannya tidak terasa, apalagi jadi beban,” tegas Dedy.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua orang berkesempatan mengenakan seragam Korpri. Maka dari itu, seluruh PPPK diharapkan benar-benar bersyukur dan membuktikan diri layak atas kepercayaan yang telah diberikan.

“Bersyukurlah dengan cara bekerja sungguh-sungguh. Hormati atasan, bantu kepala seksi, kabid, hingga kepala dinas. Jangan pernah merasa sudah cukup. Justru sekarang saatnya membuktikan kinerja yang berkualitas,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Walikota Dedy Wahyudi mengajak seluruh PPPK untuk menjaga nama baik Pemerintah Kota Bengkulu dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa kualitas aparatur di Bengkulu tidak kalah dengan daerah lain.

“Buktikan bahwa ASN Kota Bengkulu bisa bersaing, bisa membanggakan, dan menjadi motor utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pelantikan PPPK ini menjadi momen bersejarah, tidak hanya bagi mereka yang dilantik, tetapi juga bagi Pemerintah Kota Bengkulu yang berhasil menciptakan proses pelantikan penuh kehormatan dan penghargaan atas pengabdian para tenaga honorer.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra