TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Sebanyak 181 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu dipastikan dalam kondisi bebas dari paparan HIV/AIDS setelah mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar di kantor dinas setempat, Rabu (25/2/2026). Kegiatan deteksi dini tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Bengkulu bersama Puskesmas Penurunan sebagai bagian dari upaya penguatan kesehatan aparatur sipil daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menyampaikan secara langsung hasil pemeriksaan tersebut didampingi Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang. Ia menjelaskan bahwa seluruh anggota yang telah mengikuti skrining dinyatakan negatif HIV.
“Dari 181 anggota yang menjalani pemeriksaan hari ini, semuanya dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan adanya paparan HIV. Ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua,” ujar Nelli.
Meski demikian, dalam pemeriksaan kesehatan tersebut tim medis menemukan beberapa anggota mengalami tekanan darah yang relatif tinggi. Kondisi itu, menurut Nelli, masih dalam batas yang bisa ditangani melalui pengaturan pola istirahat dan gaya hidup yang lebih seimbang.
Ia menambahkan, skrining ini bukan hanya sebatas pemeriksaan semata, tetapi juga bentuk edukasi agar para personel semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Terlebih, tugas Satpol PP yang kerap berlangsung hingga malam hari membuat kondisi fisik mereka harus benar-benar prima.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan dan Puskesmas Penurunan yang telah memfasilitasi pemeriksaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu dalam memastikan kesiapan fisik dan kesehatan seluruh anggota di lapangan.
“Kami berterima kasih atas dukungan Dinas Kesehatan dan tim medis. Pemeriksaan ini penting agar anggota kami tetap sehat dan mampu menjalankan tugas dengan maksimal,” kata Sahat.
Ia mengungkapkan, dari total 247 personel Satpol PP Kota Bengkulu, masih terdapat 66 anggota yang belum mengikuti skrining. Ketidakhadiran mereka disebabkan berbagai faktor, mulai dari kondisi sakit, izin pribadi, hingga sedang menjalankan tugas piket.
Namun demikian, Sahat memastikan bahwa anggota yang belum mengikuti pemeriksaan tetap akan dijadwalkan ulang untuk menjalani skrining di Puskesmas Penurunan. Ia menegaskan tidak ada pengecualian dalam program ini, karena kesehatan merupakan prioritas utama.
“Kami pastikan seluruh anggota tanpa terkecuali akan menjalani skrining. Yang belum hadir hari ini akan kami arahkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Puskesmas Penurunan,” tegasnya.
Terkait adanya beberapa anggota dengan tekanan darah tinggi, Sahat menilai kondisi tersebut cukup wajar mengingat beban kerja personel Satpol PP yang tergolong padat. Aktivitas pengamanan, penertiban, serta patroli rutin sering kali berlangsung dari pagi hingga larut malam.
“Rata-rata anggota memang kurang waktu istirahat karena tugas yang cukup intens, siang dan malam. Ini menjadi perhatian kami untuk lebih memperhatikan pola kerja dan waktu istirahat mereka,” ujarnya.
Kegiatan skrining ini sekaligus menjadi momentum memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan aparatur pemerintahan Kota Bengkulu. Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan terus mendorong pemeriksaan kesehatan berkala sebagai langkah preventif guna mencegah penyebaran penyakit menular, termasuk HIV/AIDS.
Selain pemeriksaan, tim medis juga memberikan penyuluhan singkat mengenai pentingnya menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, serta menghindari faktor risiko yang dapat meningkatkan potensi penularan penyakit. Edukasi ini dinilai penting agar para personel memiliki pemahaman komprehensif, bukan hanya soal hasil tes, tetapi juga tentang pencegahan jangka panjang.
Dengan hasil skrining yang seluruhnya negatif, diharapkan kepercayaan diri dan semangat kerja anggota Satpol PP semakin meningkat. Pemerintah Kota Bengkulu pun berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi memastikan seluruh aparatur tetap sehat, produktif, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra