Skip to main content

Dinas Perpustakaan Provinsi Bengkulu Dorong Inklusi Sosial Lewat TIK

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M.Pd., memberikan sambutan pada acara Sosialisasi dan Bimtek SPP-TIK di Hotel Grage, Kota Bengkulu.Kamis(15/8)(Amg - teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<<>>>> Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Strategi Pengembangan Perpustakaan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (SPP-TIK) dalam rangka Program Replikasi Mandiri Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grage, Kota Bengkulu, dengan partisipasi yang antusias dari berbagai pihak.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M.Pd., menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan untuk memperkuat peran perpustakaan dalam mendukung literasi dan inklusi sosial di tingkat desa dan kelurahan se-Provinsi Bengkulu. Menurutnya, pembangunan dan pengembangan perpustakaan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi yang relevan dan bermanfaat, khususnya di daerah-daerah terpencil.

Meri menekankan pentingnya program ini dalam rangka memajukan literasi digital di masyarakat, dengan memanfaatkan teknologi sebagai sarana utama dalam pengelolaan dan penyebaran informasi. "Program replikasi mandiri ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat informasi dan komunikasi yang inklusif, terutama di era digital saat ini," ungkapnya.

Para peserta sosialisasi berfoto bersama usai menerima bantuan komputer dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu.Kamis(15/8)(Amg - teropongpublik.co.id)

 

Selain itu, Meri juga mengungkapkan rencana pengembangan program khusus di Pulau Enggano, yang dikenal dengan nama "Pisang Enggano." Program ini bertujuan untuk mempromosikan produk olahan pisang khas Enggano dalam berbagai varian, sekaligus memastikan bahwa masyarakat di pulau tersebut dapat merasakan manfaat dari keberadaan perpustakaan di daerah mereka. "Kami berharap, dengan adanya perpustakaan yang berbasis teknologi informasi ini, masyarakat di Enggano akan lebih terhubung dengan dunia luar dan mampu mengembangkan potensi lokal mereka," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Meri juga menyerahkan bantuan komputer kepada pengurus perpustakaan desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten dan Kota se-Provinsi Bengkulu. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perpustakaan di tingkat lokal. "Kami berharap komputer ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung operasional perpustakaan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," katanya.

Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala desa, lurah, serta pengurus perpustakaan dari berbagai desa dan kelurahan di seluruh Provinsi Bengkulu. Mereka hadir untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut mengenai strategi pengembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, serta bagaimana menerapkannya di wilayah masing-masing. Dengan demikian, perpustakaan diharapkan dapat memainkan peran yang lebih besar dalam mendorong literasi dan inklusi sosial di masyarakat.

Selain sosialisasi dan bimtek, acara ini juga menjadi ajang diskusi antara para peserta dan narasumber, yang bertujuan untuk bertukar pengalaman dan strategi terbaik dalam mengembangkan perpustakaan yang berbasis teknologi informasi. Diskusi tersebut diharapkan dapat menghasilkan solusi inovatif yang dapat diterapkan di berbagai perpustakaan desa dan kelurahan, sehingga perpustakaan dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan adanya program ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu optimis bahwa perpustakaan di daerah mereka akan terus berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih melek informasi dan teknologi. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan perpustakaan berbasis teknologi yang inklusif dan berdaya guna bagi masyarakat luas.

Pewarta:Amg
Editing : Adi Saputra