Skip to main content

Pemkot Bengkulu Perkuat Dukungan Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

Pemkot Bengkulu menegaskan dukungan penuh terhadap Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 270 petugas lapangan mengikuti pelatihan guna memastikan data ekonomi yang akurat dan berkualitas.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Dukungan tersebut diwujudkan melalui sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda hingga pelaku usaha guna memastikan pelaksanaan sensus berjalan optimal dan menghasilkan data berkualitas.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penyampaian laporan penyelenggaraan Pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 Gelombang III yang dilaksanakan oleh BPS Kota Bengkulu. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang akan bertugas mengumpulkan data ekonomi di lapangan.

Pelatihan tersebut diikuti oleh total 270 peserta yang dibagi ke dalam tiga gelombang. Hadir dalam kegiatan itu Kepala BPS Kota Bengkulu Iin Inayati, Asisten I Sekretariat Daerah Kota Bengkulu Alex Periansyah yang mewakili Penjabat Sekretaris Daerah Medy Pebriansyah, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu Nurlia Dewi.

Dalam laporannya, BPS Kota Bengkulu menjelaskan bahwa pelatihan diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas petugas sensus, baik dari sisi pemahaman konsep maupun keterampilan teknis di lapangan. Selain sebagai sarana pembelajaran, pelatihan juga menjadi wadah diskusi untuk menyamakan persepsi seluruh petugas agar proses pendataan berjalan seragam dan menghasilkan informasi yang akurat.

Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui kombinasi metode daring dan luring. Untuk pembelajaran daring, peserta memanfaatkan aplikasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan BPS. Sementara sesi tatap muka dilaksanakan selama tiga hari efektif di Two K Azana Style Hotel Bengkulu.

Khusus pada gelombang ketiga, sebanyak 102 peserta mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam empat kelas. Guna memastikan materi dapat dipahami dengan baik, BPS juga menerapkan sistem evaluasi melalui pre-test, post-test, serta ujian pendalaman materi.

Saat membacakan sambutan Penjabat Sekda Kota Bengkulu, Alex Periansyah menegaskan bahwa peran petugas sensus sangat strategis karena data yang mereka kumpulkan akan menjadi fondasi dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.

Menurutnya, informasi yang diperoleh dari lapangan akan diolah menjadi data ekonomi dan sosial yang berguna untuk menggambarkan kondisi riil masyarakat maupun dunia usaha. Hasil sensus tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah dan nasional.

“Data yang dihimpun para petugas akan menjadi dasar dalam melihat perkembangan ekonomi, menyusun perencanaan pembangunan, hingga menentukan arah kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alex menyebut bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 memiliki nilai strategis dalam mendukung upaya pemerintah memetakan potensi ekonomi daerah, memperkuat iklim investasi, serta mengidentifikasi peluang pengembangan usaha di berbagai sektor.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Bengkulu telah menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintahan mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Surat tersebut juga mengajak para pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan sensus ekonomi.

Tidak hanya itu, dukungan juga datang dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk kepolisian, kejaksaan, TNI, serta organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan publikasi.

Pemkot Bengkulu juga telah memfasilitasi sejumlah program pendukung, termasuk kegiatan Ngisi Bareng (NGIBAR) yang memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam melakukan pengisian data sensus secara mandiri.

Alex menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang mengharuskan BPS menyelenggarakan sensus ekonomi setiap sepuluh tahun sekali. Oleh karena itu, keberhasilan kegiatan ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Menutup sambutannya, Alex berpesan kepada seluruh petugas lapangan agar mengedepankan etika, kesopanan, serta menghormati budaya masyarakat saat melakukan pendataan. Ia juga mengingatkan agar petugas bekerja secara profesional dan tidak membawa kepentingan lain di luar tugas sensus.

“Laksanakan pendataan sesuai prosedur yang telah dipelajari selama pelatihan. Dengan demikian, data yang dihasilkan benar-benar valid, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Melalui pelatihan yang komprehensif dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan basis data yang kuat sebagai landasan pembangunan ekonomi yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Bengkulu maupun Indonesia secara keseluruhan.SEO Title: Pemkot Bengkulu Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Ratusan Petugas Lapangan Ikuti Pelatihan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra