Skip to main content

Festival Keris Siginjai di Taman Banjuran Budayo Menjadi Magnet Ribuan Warga, Walikota Bengkulu Siap Replikasi Kesuksesan Jambi

Festival Keris Siginjai di Taman Banjuran Budayo Menjadi Magnet Ribuan Warga, Walikota Bengkulu Siap Replikasi Kesuksesan Jambi

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Suasana di kawasan Taman Banjuran Budayo mendadak berubah menjadi lautan manusia ketika Festival Keris Siginjai dan Diberanda Kota digelar pada akhir pekan. Ribuan warga memadati area taman untuk menyaksikan beragam pertunjukan budaya, pameran kreatif, hingga stan UMKM yang memenuhi seluruh sudut lokasi. Keramaian ini membuat festival tersebut viral di berbagai platform media sosial.

Acara berskala besar ini menjadi sorotan tidak hanya di kalangan masyarakat Jambi, tetapi juga para tamu undangan dari berbagai daerah. Salah satu yang tampak antusias adalah Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang hadir langsung untuk menyaksikan jalannya festival. Ia mengaku terkesan melihat bagaimana masyarakat Jambi tumpah ruah menikmati hiburan budaya yang dikemas dengan kreatif dan modern.

Festival ini merupakan gagasan Walikota Jambi, Maulana, yang digelar untuk menyambut penyelenggaraan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) APEKSI 2025. Melalui perhelatan ini, Pemerintah Kota Jambi ingin menunjukkan bahwa kota tersebut mampu menghadirkan ruang pertemuan publik yang edukatif, menghibur, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Tidak sekadar menampilkan pertunjukan budaya tradisional, festival ini menjadi ajang kolaborasi besar-besaran yang melibatkan ratusan pelaku industri kreatif, UMKM, serta komunitas seni lokal. Beragam produk lokal, karya kerajinan, hingga kuliner khas dipamerkan dan mendapat respons positif dari pengunjung. Konsep ini dinilai mampu menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus menjadi sarana penguatan identitas budaya daerah.

Dedy Wahyudi menyebut pengalaman menyaksikan kemeriahan festival tersebut memberikan inspirasi bagi Pemerintah Kota Bengkulu. Menurutnya, Bengkulu juga memiliki potensi besar untuk mengembangkan ruang kreatif dan ruang publik yang mampu menarik wisatawan serta memperkuat ekonomi lokal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah mematangkan persiapan peresmian pusat aktivitas baru bernama Belungguk Point, yang dalam waktu dekat akan dihadirkan sebagai ruang kreatif terbuka. “Kita akan menggandeng lebih banyak pelaku ekraf dan UMKM agar mereka memiliki tempat memamerkan produk dan mengembangkan kreativitas. Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan geliat ekonomi masyarakat,” ujar Dedy.

Dedy optimistis, jika kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin, dampaknya akan terasa signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Kota Bengkulu. Ia bahkan menargetkan agar Bengkulu semakin agresif menggelar event berskala nasional, bahkan internasional, untuk memperluas daya tarik wisata kota.

Dalam acara tersebut juga dipaparkan data yang menunjukkan bahwa penyelenggaraan event pariwisata, festival ekonomi kreatif, pameran, hingga konferensi internasional terbukti menjadi pendorong kuat bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kegiatan-kegiatan itu mampu meningkatkan konsumsi domestik, membuka lapangan pekerjaan baru, serta memperkenalkan potensi daerah ke publik yang lebih luas.

Dengan keberhasilan Festival Keris Siginjai tahun ini, Jambi dinilai telah membuktikan bahwa kreativitas dan kolaborasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi. Sementara itu, Bengkulu bersiap menyusul dengan menghadirkan ruang baru untuk menyalakan semangat kreatif warganya.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra