Skip to main content

Forum Konsultasi Publik RPJPD Provinsi Bengkulu Tahun 2023-2045: Rangkaian Strategi Gubernur Rohidin untuk Masa Depan yang Lebih Sejahtera

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, membuka forum tersebut melalui siaran virtual.di salah satu hotel terkemuka di Kota Bengkulu.jumat (1/12).(ft : Istimewa)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bengkulu menghelat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Bengkulu tahun 2023-2045. Acara prestisius ini berlangsung di salah satu hotel terkemuka di Kota Bengkulu.jumat (1/12).

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, membuka forum tersebut melalui siaran virtual yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, Asisten I Setda Provinsi, Kepala Bappeda di Provinsi Bengkulu, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi, perwakilan BUMN, BUMD, tokoh masyarakat, Ormas, pelaku usaha, serta perwakilan instansi vertikal.

Dalam sambutannya, Gubernur Rohidin menegaskan pentingnya forum ini sebagai wahana kolaborasi dan pertukaran informasi antara semua pemangku kepentingan untuk menggarisbawahi perkembangan Bengkulu di masa mendatang.

"Forum konsultasi publik ini sangat strategis karena melibatkan berbagai elemen masyarakat Bengkulu, dari pemerintahan, akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, hingga media. Semua memiliki peran penting dalam merumuskan langkah strategis bagi kemajuan Bengkulu di masa depan," tutur Gubernur Rohidin.

Beliau menyoroti beberapa poin penting yang harus menjadi fokus perhatian dalam merencanakan masa depan Bengkulu. Salah satunya adalah kelanjutan pembangunan infrastruktur yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konektivitas laut, darat, dan udara dengan provinsi tetangga serta pulau terdekat.

"Kami ingin Bengkulu menjadi daerah yang lebih terhubung dengan Sumatera Barat, Jambi, Lampung, dan Sumatera Selatan. Hal ini menjadi kunci utama untuk menunjukkan bahwa Bengkulu dapat menjadi daerah yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan," ungkap Gubernur yang juga merupakan alumni terbaik Fakultas Kedokteran Hewan UGM Yogyakarta.

Selain itu, Rohidin juga menyoroti potensi sumber daya alam Bengkulu, seperti panas bumi yang dapat menjadi modal ekonomi masa depan, serta peran hutan dalam upaya keberlanjutan ekonomi dengan pendekatan sosial kemasyarakatan.

Gubernur Rohidin juga menegaskan perlunya revitalisasi birokrasi pemerintah yang berorientasi pada pelayanan publik dan digital, serta perubahan budaya ASN sebagai penggerak birokrasi ke depan.

Tak kalah pentingnya adalah upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pengembangan perguruan tinggi dan akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Bengkulu, bersama dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit, termasuk swasta.

Rohidin juga menyoroti sektor ekonomi kreatif yang berbasis pada tenaga kerja muda, kaum perempuan, dan kelompok disabilitas, sebagai kekuatan ekonomi dan kemandirian Bengkulu di masa depan.

Dia mengakhiri arahannya dengan harapan bahwa forum konsultasi publik ini akan menghasilkan masukan, ide, serta perubahan yang mendasar untuk mengembangkan dokumen RPJPD Provinsi Bengkulu yang akan menjadi landasan bagi kepemimpinan Bengkulu di masa yang akan datang.

Diharapkan, melalui kolaborasi aktif dari semua peserta dan pemangku kepentingan, dokumen ini akan terus disempurnakan untuk mewujudkan visi "blue print" pembangunan Bengkulu yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra