TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Upaya memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk “Gelar Budaya Nusantara” yang digelar oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cemoro Sewu di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Pasar Ngalam, Desa Kungkai Baru, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Desa Kungkai Baru kepada masyarakat luas. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk menampilkan ragam kekayaan budaya nusantara yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat setempat.
Berbagai pertunjukan seni dan budaya turut meramaikan kegiatan tersebut. Mulai dari tarian tradisional, penampilan seni budaya daerah, hingga berbagai atraksi yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Penampilan tersebut berhasil menarik perhatian para tamu undangan maupun masyarakat yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut.
Acara ini juga dihadiri sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma. Di antaranya perwakilan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pihak Kecamatan Air Periukan, serta tokoh masyarakat setempat.
Perwakilan dari Disparpora Kabupaten Seluma dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Pokdarwis Cemoro Sewu. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata daerah.
Ia menilai, inisiatif yang dilakukan oleh kelompok sadar wisata sangat penting untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata desa. Dengan kegiatan budaya seperti ini, potensi pariwisata yang ada di Desa Kungkai Baru diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Event seperti ini memiliki nilai strategis dalam mempromosikan wisata daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata,” ujarnya.
Selain memperkenalkan budaya, kegiatan ini juga dinilai sebagai langkah untuk memperkuat jaringan dan kerja sama antara masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam pengembangan pariwisata.
Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu, Agung Nugroho, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan yang memadukan unsur budaya dan pariwisata sangat positif, terutama jika tetap memperhatikan prinsip konservasi lingkungan.
Menurutnya, pengelolaan kawasan wisata yang berada di wilayah konservasi harus tetap memperhatikan keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian alam. Oleh karena itu, sinergi antara masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena selain menampilkan kekayaan budaya, juga mendorong pengelolaan wisata yang berbasis konservasi. Kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci dalam menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan potensi wisata daerah,” jelas Agung.
Penyelenggara kegiatan menyebutkan bahwa Gelar Budaya Nusantara ini juga bertujuan mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan sektor pariwisata di wilayah Kabupaten Seluma.
Sebagai informasi, Desa Kungkai Baru dikenal memiliki karakter budaya yang unik. Sebagian besar masyarakat di desa tersebut merupakan keturunan Bali yang telah lama menetap di wilayah itu. Hal ini menjadikan Desa Kungkai Baru memiliki tradisi dan budaya yang khas serta berbeda dengan desa lainnya di Kabupaten Seluma.
Keunikan tersebut menjadi potensi besar dalam pengembangan wisata berbasis budaya. Dengan pengelolaan yang tepat serta dukungan berbagai pihak, Desa Kungkai Baru diyakini mampu berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Seluma.
Melalui penyelenggaraan Gelar Budaya Nusantara ini, masyarakat berharap potensi wisata Desa Kungkai Baru semakin dikenal luas. Selain memperkuat identitas budaya, kegiatan seperti ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Jika kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan tidak mungkin Desa Kungkai Baru akan menjadi salah satu pusat wisata budaya yang menarik perhatian wisatawan di Provinsi Bengkulu.
Pewarta: Hasan
Editing: Adi Saputra