Skip to main content

Gubernur Bengkulu: Aksi Nyata Diperlukan dalam Pemberantasan Korupsi

Gubernur Bengkulu: Aksi Nyata Diperlukan dalam Pemberantasan Korupsi.Selasa(7/5).(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<  Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergi dan Penguatan Pemberantasan Korupsi digelar di Bengkulu dengan tujuan memperkuat komitmen dan tindakan nyata dalam memerangi korupsi. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menekankan pentingnya tindakan nyata dari seluruh kepala daerah dan elemen pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan menyeluruh terhadap risiko korupsi.

Dalam rakor tersebut, terdapat beberapa aspek utama yang dibahas, termasuk capaian Monitoring Center for Prevention (MCP), Survei Penilaian Integritas (SPI), pengadaan barang dan jasa daerah, serta penertiban aset daerah. Gubernur Rohidin menyoroti perlunya perbaikan nilai-nilai sesuai dengan aspek MCP dan SPI, serta penyelesaian sengketa aset dengan aksi nyata dari kepala daerah, sekda, dan inspektur.

Edi Suryanto, Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah I.Selasa(7/5)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

Edi Suryanto, Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah I, menegaskan komitmen KPK dalam pencegahan korupsi melalui MCP dan SPI, serta kerja sama dengan kepala daerah, sekda, dan inspektur. Fokus pencegahan korupsi tahun 2024 termasuk pengadaan barang dan jasa, bansos, dana hibah, pokir DPRD, dan pemanfaatan aset pemerintah.

Pentingnya pengawasan di sektor perizinan sebagai sumber utama suap juga disoroti, khususnya menjelang Pilkada. KPK melakukan penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) melalui Inspektorat untuk mengurangi risiko korupsi di sektor tersebut. Keseluruhan, rapat tersebut menegaskan komitmen dan tindakan nyata dalam melawan korupsi, serta perlunya kerjasama seluruh elemen pemerintah daerah dan KPK untuk menjaga keuangan negara dan mencegah pelanggaran hukum.

Top of Form

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra