TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, secara resmi mengukuhkan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu yang baru, Sugimulyo, dalam acara yang digelar di Balai Raya Semarak, Senin (20/10). Pengangkatan ini menandai pergantian tugas dari pejabat sebelumnya, Faeshol Cahyo Nugroho, yang telah menyelesaikan masa tugasnya di Bengkulu.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada pejabat baru tersebut. Ia berharap, kehadiran Kepala Perwakilan BPKP yang baru dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara BPKP dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, bersih, dan berorientasi hasil.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Bengkulu, saya menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu yang baru. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi demi kemajuan Bengkulu yang kita cintai bersama,” ujar Helmi.
Gubernur menegaskan, peran BPKP tidak hanya sebagai lembaga pengawas, melainkan juga mitra strategis pemerintah daerah dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program pembangunan. Menurutnya, keberadaan BPKP berfungsi menjaga mutu tata kelola pemerintahan dan memastikan setiap kebijakan publik memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran BPKP di Bengkulu menjadi penjaga mutu tata kelola, sekaligus pemberi nilai tambah dalam setiap kebijakan dan program pembangunan. Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap rupiah anggaran digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat dengan prinsip efektif, efisien, dan berorientasi hasil,” jelas Helmi.
Lebih lanjut, Gubernur mengharapkan agar sinergi antara Pemprov Bengkulu dan BPKP terus diperkuat, khususnya dalam penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang matang di seluruh perangkat daerah. Dengan sistem pengawasan yang kuat, Helmi meyakini potensi penyimpangan dan praktik korupsi dapat dicegah sejak dini.
“Kami berharap BPKP dapat terus mendorong penerapan SPIP di seluruh perangkat daerah, memperkuat manajemen risiko, serta meningkatkan upaya pencegahan korupsi. Dengan begitu, pembangunan di Bengkulu dapat berjalan bersih, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Acara pengukuhan tersebut juga dihadiri oleh Deputi Bidang Akuntan Negara BPKP, Iwan Taufik Purwanto, yang hadir mewakili Kepala BPKP RI, Muhammad Yusuf Ateh. Dalam kesempatan itu, Iwan menegaskan komitmen BPKP untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola keuangan serta memperkuat akuntabilitas pembangunan di daerah.
“BPKP siap menjadi mitra strategis Pemda Bengkulu dalam memastikan efektivitas program pembangunan dan optimalisasi penggunaan anggaran,” ujar Iwan.
Dengan kepemimpinan baru di tubuh BPKP Bengkulu, diharapkan kolaborasi antara lembaga pengawas dan pemerintah daerah semakin solid. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pondasi pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas demi mewujudkan Bengkulu yang Maju, Sejahtera, dan Bebas dari Korupsi.
Pewarta : Amg
Editing ; Adi Saputra