TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Kabar baik bagi petani dan konsumen di Bengkulu! Harga cabe merah di Kabupaten Lebong terpantau stabil dan masih berada dalam kisaran yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional. Data terbaru menunjukkan harga rata-rata cabe merah di Kota Bengkulu sebesar Rp53.289 per kilogram, sementara di Kabupaten Lebong lebih rendah, yaitu Rp48.667 per kilogram.
Dengan Harga Acuan Pemerintah (HAP) yang ditetapkan antara Rp37.000 hingga Rp55.000 per kilogram, kondisi ini menunjukkan kestabilan harga di daerah tersebut. Bahkan, harga di Lebong masih berada di bawah batas atas HAP dengan selisih -11,51%, memberikan keuntungan bagi konsumen tanpa merugikan petani.
Pemerintah daerah terus berupaya menjaga keseimbangan pasar dengan memantau distribusi dan pasokan pangan secara berkala. Strategi seperti pemerataan distribusi dan intervensi kebijakan tetap dilakukan agar harga tetap stabil, memberikan keuntungan bagi petani dan memastikan keterjangkauan bagi masyarakat.
Menariknya, antusiasme masyarakat terhadap harga pangan juga meningkat. Hal ini terlihat dari lonjakan kunjungan ke situs pemantauan harga yang hampir mencapai dua juta sejak awal pendataan, menandakan pentingnya informasi harga bagi kesejahteraan ekonomi rumah tangga.
Petani lokal di Kabupaten Lebong, Rahman Dani, mengungkapkan bahwa harga jual cabe di tingkat pengepul berkisar Rp48.000 per kilogram, sementara harga eceran lebih tinggi. "Kami berharap pemerintah terus menjaga stabilitas harga ini agar kami tetap mendapatkan keuntungan yang wajar dan konsumen tidak terbebani," ujarnya.
Dengan kondisi harga yang stabil dan dukungan penuh dari pemerintah, sektor pertanian di Lebong semakin optimistis menghadapi musim tanam berikutnya. Langkah-langkah strategis yang diterapkan pemerintah diharapkan dapat terus memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Pewarta: Harlis sang putra
Editing: Adi Saputra