Skip to main content

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Lebong Tembus Rp35.000–Rp40.000, Warga Keluhkan Kenaikan

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Lebong Tembus Rp35.000–Rp40.000, Warga Keluhkan Kenaikan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>   Sejumlah warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, mengeluhkan kenaikan harga gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram atau yang dikenal dengan tabung melon. Dalam beberapa hari terakhir, harga jual di tingkat pengecer mencapai Rp35.000 hingga Rp40.000 per tabung.

Kenaikan harga ini dikeluhkan oleh masyarakat, terutama dari kalangan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada gas elpiji bersubsidi untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

“Sebelumnya masih bisa kami beli seharga Rp25.000–Rp27.000, sekarang sudah tembus Rp40.000 di warung. Berat sekali, apalagi untuk keluarga kecil,” ujar Alfian, warga Kecamatan Lebong Atas, Jumat (17/10/2025).

Menurut pantauan lapangan, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram sudah dirasakan di beberapa titik, termasuk di Kecamatan Tubei, Lebong Atas, Kecamatan Uram jaya. Warga menduga pasokan yang berkurang menjadi penyebab utama lonjakan harga ini.

Sementara itu, sejumlah pengecer mengaku terpaksa menaikkan harga karena harga di tingkat pangkalan juga ikut naik. “Kami juga beli sudah mahal, dari pangkalan saja kadang di atas Rp30.000, jadi mau tidak mau dijual lebih tinggi,” kata salah seorang pengecer di Kecamatan Amen.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak Pertamina segera turun tangan untuk menstabilkan harga serta memastikan distribusi gas bersubsidi tetap lancar hingga ke tingkat pengecer.

“Kami harap ada operasi pasar atau penambahan kuota agar harga kembali normal,” tambah Ahmad Tirmizi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kenaikan dan langkah penanganan yang akan dilakukan.

Pewarta : Harlis Sang Putra 

Editing : AdI Saputra