Skip to main content

Jelang Ramadan, Pemkot Bengkulu Salurkan Sembako untuk 1.569 Tokoh Agama

Jelang Ramadan, Pemkot Bengkulu Salurkan Sembako untuk 1.569 Tokoh Agama

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Kota Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran sosial keagamaan melalui program bantuan bagi para pelayan umat. Bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu, Pemkot menyalurkan paket kebutuhan pokok kepada para imam masjid, khatib, bilal, gharim, rubi dan rubiyah, serta guru ngaji di seluruh wilayah Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Agung At-Taqwa, Kelurahan Anggut Atas, Rabu (11/2/2026), dan berlangsung dengan suasana tertib serta penuh kebersamaan.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi yang didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Baznas Kota Bengkulu, serta sejumlah pejabat terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa program bantuan sembako ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari upaya Pemkot Bengkulu untuk memastikan kesejahteraan para tokoh agama. Menurutnya, peran imam, khatib, bilal, hingga guru ngaji sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai moral, memperkuat persatuan, serta membina generasi muda agar tetap berpegang pada ajaran agama.

“Para tokoh agama adalah pilar penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Mereka tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga menjadi teladan dalam perilaku dan akhlak. Melalui bantuan ini, pemerintah ingin menyampaikan rasa terima kasih sekaligus dukungan agar mereka tetap semangat menjalankan tugas,” ujar Dedy.

Ia juga menambahkan bahwa momentum penyaluran bantuan ini sengaja dilakukan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Ramadan, lanjutnya, merupakan waktu yang penuh berkah, namun juga sering kali menjadi periode meningkatnya kebutuhan rumah tangga. Oleh karena itu, bantuan sembako diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi para penerima.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bengkulu, Habib Abdurahman Alkaf, mengungkapkan bahwa jumlah penerima manfaat dalam program ini mencapai 1.569 orang yang tersebar di seluruh kecamatan. Bantuan disalurkan secara bertahap untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.

“Baznas berperan sebagai pengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. Dana tersebut kemudian dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program sosial yang bermanfaat, salah satunya seperti bantuan untuk para pelayan masjid dan guru ngaji ini,” jelasnya.

Habib menambahkan bahwa sinergi dengan Pemkot Bengkulu menjadi faktor kunci keberhasilan program. Dengan dukungan data dari pemerintah daerah, Baznas dapat memastikan bahwa penerima benar-benar berasal dari kalangan yang membutuhkan dan memiliki peran aktif dalam kegiatan keagamaan.

Para penerima bantuan menyambut program ini dengan rasa syukur. Salah seorang guru ngaji yang hadir mengaku bantuan sembako sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Ramadan. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut setiap tahun dan menjangkau lebih banyak penerima.
Selain aspek bantuan materi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui dialog singkat yang berlangsung di sela acara, beberapa tokoh agama menyampaikan aspirasi dan harapan agar perhatian terhadap sektor keagamaan tidak hanya terbatas pada bantuan sosial, tetapi juga pada peningkatan fasilitas ibadah dan pendidikan keagamaan.

Dengan adanya program ini, Pemkot Bengkulu dan Baznas berharap para imam, khatib, bilal, gharim, rubi-rubiyah, serta guru ngaji dapat semakin termotivasi dalam menjalankan tugas pengabdian. Lebih dari sekadar penyaluran sembako, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian dan apresiasi pemerintah terhadap mereka yang selama ini berperan menjaga spiritualitas dan keharmonisan masyarakat Kota Bengkulu.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra