TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kapolda Bengkulu, Mardiyono, membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bengkulu Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Rupatama Awaloedin Djamin Polda Bengkulu, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi jajaran Propam untuk memperkuat pengawasan internal sekaligus meningkatkan profesionalisme personel Polri di wilayah Bengkulu.
Rakernis tersebut mengangkat tema “Penguatan Propam Polri dalam Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026”. Tema ini menegaskan peran penting Propam sebagai pengawas internal yang bertugas menjaga disiplin, integritas, serta marwah institusi kepolisian.
Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Irwasda Polda Bengkulu Kombes Pol Ja’far Sodiq, Kabidpropam Polda Bengkulu Kombes Pol Sugeng Pujihartono, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Bengkulu Herlambang, perwakilan Ombudsman RI Bengkulu, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Bengkulu, serta para Pejabat Utama Polda Bengkulu dan personel Propam dari seluruh Polres jajaran.
Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa keberadaan Propam memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi penting bagi pembangunan nasional.
Ia menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa situasi keamanan yang kondusif menjadi syarat utama bagi jalannya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Tanpa keamanan yang terjaga dengan baik, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan maksimal.
“Karena itu, seluruh anggota harus memahami setiap kebijakan dan arahan yang diberikan pimpinan. Propam memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh personel Polri tetap bekerja sesuai aturan, menjaga etika profesi, dan tidak menyimpang dari koridor hukum,” ujar Kapolda.
Menurutnya, Propam tidak hanya berfungsi sebagai penegak disiplin semata, tetapi juga berperan sebagai penjaga integritas institusi Polri. Dengan pengawasan yang kuat, diharapkan setiap anggota mampu menjalankan tugas secara profesional dan tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
Kapolda juga menyinggung sejumlah peristiwa yang sempat menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Di antaranya kasus kaburnya tahanan di Polres Way Kanan, dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang melibatkan oknum anggota di Polda Maluku Utara, serta peristiwa meninggalnya seorang anggota di Polda Sulawesi Selatan.
Ia menegaskan bahwa berbagai kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama agar pengawasan internal semakin diperkuat di seluruh jajaran.
“Peristiwa-peristiwa tersebut harus menjadi pengingat bagi kita semua. Pengawasan internal harus berjalan lebih efektif, disiplin harus ditegakkan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan bahwa kegiatan Rakernis tahun ini berlangsung di tengah momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ia mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan momentum tersebut guna memperkuat citra positif Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti berbagi takjil, bantuan kemanusiaan, maupun aksi sosial lainnya dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Laksanakan kegiatan sosial dengan sederhana namun tulus. Jadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperkuat pengendalian diri, meningkatkan disiplin, serta mempertebal integritas sebagai anggota Polri,” ujarnya.
Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga lingkungan kerja tetap bersih dan nyaman. Ia meminta setiap satuan melaksanakan kegiatan bersih-bersih sebelum dan setelah jam kerja serta menjadikan markas komando (Mako) sebagai contoh lingkungan yang aman, sehat, rapi, dan indah.
Dalam arahannya, Kapolda Bengkulu memberikan sejumlah penekanan kepada jajaran Propam. Ia meminta para pengawas internal bersikap tegas namun tetap bijaksana dalam menjalankan tugas. Selain itu, anggota Propam juga diminta tidak pernah lelah mengingatkan personel di lapangan agar tetap mematuhi aturan dan menjaga etika profesi.
Kapolda juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi personel serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan para pemangku kepentingan lainnya. Kerja sama yang solid dinilai penting dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.
Pengawasan terhadap penggunaan media sosial oleh anggota Polri juga menjadi perhatian khusus dalam Rakernis tersebut. Kapolda meminta agar Propam aktif memonitor aktivitas digital anggota agar tidak menimbulkan pelanggaran etik yang dapat merusak citra institusi.
Selain itu, ia menegaskan bahwa setiap penanganan pelanggaran harus dilakukan secara cepat, tepat, dan transparan.
“Propam harus menunjukkan bahwa mereka adalah penjaga kehormatan institusi, bukan sekadar penegak aturan. Tegas boleh, tetapi jangan arogan. Tetap peka terhadap kondisi psikologis personel,” katanya.
Kapolda berharap Rakernis ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang evaluasi sekaligus perencanaan strategis untuk memperkuat fungsi pengawasan internal di lingkungan Polri.
Dengan pengawasan yang kuat dan profesional, diharapkan kualitas kinerja personel Polri di wilayah Bengkulu semakin meningkat serta mampu menjaga kepercayaan publik.
Setelah sambutan pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembekalan dari sejumlah narasumber. Guru Besar Hukum Pidana Universitas Bengkulu memberikan materi terkait kebijakan hukum nasional dan reformasi regulasi dalam upaya mewujudkan penegakan hukum yang adil serta memiliki kepastian hukum.
Selain itu, perwakilan Ombudsman RI Bengkulu juga menyampaikan materi mengenai pengawasan pelayanan publik dan penegakan hukum yang akuntabel. Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Bengkulu memberikan pembekalan terkait tata kelola media sosial dalam mendukung pengawasan etik anggota Polri.
Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas personel Propam dalam menghadapi tantangan tugas di era digital sekaligus menjaga stabilitas organisasi.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kapolda Bengkulu secara resmi membuka Rakernis Bidang Propam Polda Bengkulu Tahun Anggaran 2026.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kinerja Propam semakin profesional, integritas anggota semakin terjaga, serta sinergi antarinstansi semakin kuat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Provinsi Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra