Skip to main content

Kejati Bengkulu Gandeng Bulog, 1.000 Warga Terbantu Lewat Bazar Murah

Kejati Bengkulu Gandeng Bulog, 1.000 Warga Terbantu Lewat Bazar Murah

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu kembali menunjukkan perannya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menggelar bazar murah tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Berendo Restorative Justice, Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

Bazar murah tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan ini, Kejati Bengkulu ingin memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan, di tengah kondisi ekonomi yang masih menuntut efisiensi pengeluaran rumah tangga.

Dalam sambutannya, Kajati Bengkulu Victor Antonius menjelaskan bahwa bazar murah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian institusinya terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, Kejati Bengkulu tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi publik.

“Kami ingin Kejaksaan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap bisa membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang Ramadan yang biasanya diiringi dengan kenaikan harga bahan pokok,” ujar Victor Antonius.
Dalam pelaksanaannya, Kejati Bengkulu menggandeng Perum Bulog Bengkulu sebagai mitra utama. Kerja sama ini memungkinkan penyediaan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta beberapa bahan pangan lainnya yang sering dibutuhkan masyarakat.

Bazar murah tersebut menargetkan sekitar 1.000 warga Kota Bengkulu sebagai penerima manfaat. Masyarakat yang datang terlihat memadati lokasi sejak pagi hari, dengan tertib mengantre untuk mendapatkan paket sembako. Banyak warga mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena selisih harga yang ditawarkan cukup signifikan dibandingkan harga di pasaran.

Salah seorang warga, Siti (45), mengungkapkan bahwa bazar murah ini sangat membantu, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas. “Harga di sini lebih murah, apalagi mau masuk Ramadan. Biasanya kebutuhan rumah tangga meningkat, jadi kegiatan seperti ini sangat bermanfaat,” katanya.
Tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan, Kejati Bengkulu juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan ringan. Fasilitas tersebut disediakan sebagai bentuk perhatian terhadap aspek kesehatan masyarakat, yang sering kali terabaikan akibat keterbatasan biaya.

Menurut panitia pelaksana, layanan kesehatan gratis ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kondisi tubuh, terutama menjelang bulan puasa. Dengan kondisi fisik yang sehat, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih optimal.

Victor Antonius menambahkan, konsep Berendo Restorative Justice yang menjadi lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Tempat tersebut selama ini dikenal sebagai ruang dialog dan pendekatan humanis Kejaksaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan hukum secara restoratif. Dengan menggelar bazar murah di lokasi tersebut, Kejati Bengkulu ingin menegaskan bahwa pendekatan keadilan tidak hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga mencakup aspek sosial dan kemanusiaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa keadilan itu tidak selalu berbentuk penindakan, tetapi juga kepedulian. Kegiatan sosial seperti ini adalah bagian dari semangat restorative justice yang mengedepankan kemanfaatan bagi masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, Kejati Bengkulu berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin, terutama pada momen-momen penting seperti Ramadan dan hari besar keagamaan lainnya. Melalui sinergi dengan berbagai instansi, termasuk Bulog dan pemerintah daerah, Kejati Bengkulu berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya bazar murah dan layanan kesehatan gratis ini, Kejati Bengkulu tidak hanya hadir sebagai lembaga penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra sosial yang aktif mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Bengkulu.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra