TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Harapan untuk kembali memiliki tempat tinggal mulai dirasakan warga Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu, setelah rumah mereka dilanda kebakaran hebat beberapa waktu lalu.
Deretan rumah yang sebelumnya hanya menyisakan puing dan bekas arang kini perlahan berubah menjadi lokasi pembangunan. Peletakan batu pertama menjadi awal dari proses pembangunan kembali hunian warga yang terdampak musibah.
Salah seorang korban, Catur Agus, mengaku bersyukur mendapat bantuan untuk membangun kembali rumahnya. Baginya, dukungan tersebut sangat berarti setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Dengan pembangunan tersebut, Catur berharap keluarganya dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal. Rasa lega terlihat ketika dirinya menyaksikan proses awal pembangunan rumah yang akan menjadi tempat berlindung keluarganya.
“Senang, alhamdulillah dapat bantuan. Terima kasih,” ujar Catur Agus saat ditemui di lokasi pembangunan, Kamis sore (24/9/2026).
Peristiwa kebakaran yang terjadi sebelumnya memang meninggalkan luka mendalam bagi warga Pengantungan. Dalam waktu singkat, sejumlah keluarga harus kehilangan tempat tinggal dan berbagai barang berharga yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan mereka.
Situasi tersebut membuat para korban harus menghadapi masa sulit. Selain memikirkan tempat tinggal sementara, mereka juga harus kembali menata kehidupan setelah kehilangan harta benda akibat kebakaran.
Namun, kondisi itu tidak berlangsung sendiri. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu bergerak memberikan dukungan kepada warga terdampak. Bantuan juga melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta sejumlah pihak lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan bagi korban agar dapat bangkit setelah musibah.
Salah satu penerima bantuan lainnya adalah keluarga Khairul Rahman. Sang istri, Anelisa, hadir menyaksikan langsung dimulainya pembangunan kembali rumah mereka.
Anelisa mengaku terharu karena rumah yang sebelumnya rusak akibat kebakaran kini mulai dibangun kembali. Menurutnya, perhatian pemerintah memberikan semangat baru bagi keluarganya untuk menghadapi masa setelah bencana.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulihan warga terdampak kebakaran, terutama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Bengkulu.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Kota Bengkulu telah membantu kami, terkhusus Pak Gubernur dan Walikota,” kata Anelisa.
Pembangunan kembali rumah warga tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemulihan bangunan fisik. Bagi korban, rumah merupakan tempat untuk kembali berkumpul bersama keluarga sekaligus titik awal menata kehidupan setelah mengalami musibah.
Karena itu, peletakan batu pertama di lokasi terdampak menjadi momentum penting bagi warga Pengantungan. Dari tempat yang sebelumnya dipenuhi puing kebakaran, kini mulai tumbuh optimisme untuk membangun kembali kehidupan mereka.
Dukungan pemerintah dan masyarakat juga menunjukkan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Ketika warga mengalami kesulitan, bantuan dari berbagai pihak dapat menjadi kekuatan untuk mempercepat proses pemulihan.
Bagi para korban, pembangunan rumah baru diharapkan bukan sekadar mengembalikan tempat tinggal yang hilang. Lebih dari itu, hunian tersebut menjadi simbol dimulainya kembali kehidupan yang sempat terhenti akibat kebakaran.
Dengan dimulainya pembangunan, warga Pengantungan kini memiliki alasan untuk kembali menatap masa depan. Luka akibat musibah mungkin belum sepenuhnya hilang, tetapi kepedulian yang hadir memberikan keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit tersebut seorang diri.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra