TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Bengkulu mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih mulai 1 hingga 31 Agustus 2025. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
Pemasangan bendera merah putih di halaman rumah, kantor, toko, dan fasilitas umum lainnya menjadi simbol nasionalisme serta pengingat akan jasa-jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan harta demi Indonesia merdeka. Semarak merah putih diharapkan mampu menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
“Peringatan kemerdekaan bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan mengisinya dengan semangat membangun bangsa. Maka dari itu, saya mengajak seluruh warga Kota Bengkulu untuk bersama-sama mengibarkan bendera merah putih selama bulan Agustus,” ujar Wali Kota Dedy, Selasa (29/7/2025).
Lebih lanjut, Wali Kota Dedy menegaskan bahwa Bengkulu memiliki peran penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Kota ini dikenal sebagai “Kota Merah Putih”, sebuah julukan yang mencerminkan keterlibatan Bengkulu dalam perjuangan bangsa. Bahkan, bendera pusaka Sang Saka Merah Putih pertama kali dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, putri asli Bengkulu yang kemudian menjadi istri Presiden Soekarno.
“Merah Putih bukan sekadar bendera, tetapi lambang perjuangan dan semangat kebangsaan. Sebagai warga Kota Bengkulu, sudah sepantasnya kita bangga dan menjadikan ini sebagai motivasi untuk terus menjaga nilai-nilai nasionalisme,” tambahnya.
Dalam upaya memperkuat semangat tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu juga akan meluncurkan program pembagian bendera merah putih kepada warga. Program ini menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat turut serta menyemarakkan peringatan HUT RI, meskipun dengan keterbatasan ekonomi.
“Bagi warga yang belum memiliki bendera, kami akan bantu. Ini bentuk partisipasi pemerintah agar semua bisa turut serta. Dengan mengibarkan bendera, kita menunjukkan penghormatan tertinggi kepada para pahlawan bangsa,” kata Dedy.
Ia juga menegaskan bahwa pemasangan bendera bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghargaan atas jasa para pejuang kemerdekaan. Dengan langkah sederhana seperti ini, masyarakat telah menunjukkan kecintaan dan tanggung jawab terhadap tanah air.
Imbauan ini pun mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Banyak warga menyambut baik ajakan pemerintah dan mulai mempersiapkan bendera merah putih untuk dikibarkan di rumah masing-masing. Para tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan juga mendukung gerakan ini dengan menggelar aksi sosial dan edukasi tentang pentingnya mengenang sejarah perjuangan bangsa.
Sementara itu, Wali Kota Dedy berharap momentum peringatan kemerdekaan ke-80 ini menjadi titik balik untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya generasi muda memahami sejarah bangsa sebagai bekal untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.
“Perjuangan para pahlawan tidak boleh dilupakan. Sudah tugas kita melanjutkan perjuangan mereka dengan membangun bangsa ini. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal positif, menjaga persatuan, dan terus mencintai tanah air,” tutupnya.
Dengan semangat "Kota Merah Putih", Kota Bengkulu siap menyambut HUT ke-80 RI dengan penuh kebanggaan dan jiwa nasionalisme. Pemerintah pun berharap seluruh warga turut berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan ini.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra