TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Inspektorat Kabupaten Lebong akhirnya angkat bicara setelah mendapat sorotan tajam dari pengamat hukum, Aziz Yahya, terkait dugaan kurangnya transparansi dalam pengawasan aset pemerintah daerah. Kritik ini menyoroti pentingnya peran Inspektorat dalam memastikan aset bergerak dan tidak bergerak milik daerah dikelola secara optimal dan akuntabel.
Inspektur Inspektorat Daerah Lebong, Nurman Huri, menegaskan bahwa tugas utama pihaknya adalah melakukan audit terhadap aset pemerintah daerah, bukan bertanggung jawab langsung atas pengelolaannya. “Terkait aset, silakan ditanyakan kepada bidang aset Kabupaten Lebong. Inspektorat memiliki tugas untuk melakukan audit,” ujarnya, menepis anggapan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas pengelolaan aset secara langsung.
Namun, pernyataan ini justru menuai respons keras dari Aziz Yahya. Menurutnya, meskipun pengelolaan aset berada di bawah kewenangan bidang aset, Inspektorat memiliki kewajiban memastikan aset tersebut diawasi dengan ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan atau penghilangan aset secara misterius. “Inspektorat bukan sekadar lembaga yang melakukan audit formalitas, tetapi harus memastikan ada transparansi dalam pengelolaan aset daerah,” tegasnya.
Aziz menambahkan bahwa banyaknya kasus aset di lingkungan pemerintah Daerah Lebong yang diduga hilang atau tidak jelas statusnya menunjukkan lemahnya pengawasan. Ia juga menyoroti perlunya transparansi dalam pelaporan aset yang belum dimanfaatkan dan mendorong agar hasil audit Inspektorat diumumkan secara terbuka kepada masyarakat. “Jika pengawasan tidak dilakukan dengan baik, maka patut diduga adanya kelalaian atau bahkan pembiaran yang bisa merugikan keuangan daerah,” tambahnya.
Menanggapi kritik tersebut, Nurman Huri tetap bersikeras bahwa pihaknya bekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku dan tidak memiliki wewenang di luar tugas audit. “Kami berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara profesional. Kritik yang membangun tentu akan menjadi evaluasi bagi kami,” ujarnya.
Dalam komunikasi berbeda, beberapa tanggapan Warga masyarakat yang berharap ada langkah nyata pemerintah daerah menjawab persoalan tersebut demi menyelamatkan aset bergerak dan tidak bergerak Kabupaten Lebong.
Pewarta : Harlis Sang Putra
Editing : Adi Saputra