Skip to main content

Mega Sulastri Serap Aspirasi Warga Seluma, UMKM hingga SLB Jadi Prioritas

Mega Sulastri Serap Aspirasi Warga Seluma, UMKM hingga SLB Jadi Prioritas

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu 7, Mega Sulastri, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2025 pada Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan kali ini terpusat di Kabupaten Seluma dan dihadiri ratusan warga yang memanfaatkan forum reses sebagai ruang menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat mereka.

Reses merupakan agenda rutin anggota DPRD untuk kembali ke daerah pemilihan dan berdialog dengan masyarakat. Melalui kunjungan ini, para legislator diharapkan dapat mengetahui kondisi lapangan, mendengar keluhan masyarakat, sekaligus menampung berbagai kebutuhan prioritas yang perlu diperjuangkan dalam penyusunan program pemerintah. Mega Sulastri menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Provinsi Bengkulu.

UMKM Minta Dukungan Pemasaran dan Digitalisasi

Dalam sesi dialog, masyarakat banyak menyoroti persoalan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Warga mengaku kesulitan memperluas pemasaran produk lokal karena terbatasnya akses pasar dan minimnya fasilitas pendukung. Mereka berharap pemerintah provinsi dapat memberikan pelatihan, pendampingan berkelanjutan, hingga bantuan promosi, baik secara konvensional maupun melalui platform digital.

Menurut warga, berbagai produk unggulan daerah sebenarnya memiliki potensi besar untuk bersaing, namun perkembangannya masih lambat akibat kurangnya dukungan promosi dan digitalisasi. Mereka menilai bahwa penguatan UMKM akan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi keluarga dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Harapan Besar Pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB)

Selain isu UMKM, warga juga menyoroti kebutuhan mendesak terkait layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Hingga saat ini, belum tersedia Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah mereka, sehingga anak-anak difabel harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pendidikan yang sesuai. Kondisi tersebut menyulitkan orang tua dan berdampak pada motivasi belajar anak.

Masyarakat menegaskan bahwa pembangunan SLB di Kabupaten Seluma sangat penting agar layanan pendidikan inklusif dapat diakses lebih dekat. Mereka berharap aspirasi ini dapat menjadi prioritas pemerintah provinsi sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan layanan pendidikan.

Permintaan Rehabilitasi Masjid–Mushola dan Dukungan Majelis Taklim

Aspirasi lainnya yang banyak disampaikan adalah terkait infrastruktur keagamaan. Warga mengusulkan perbaikan dan rehabilitasi masjid serta mushola yang kondisinya mulai mengalami kerusakan. Menurut warga, fasilitas ibadah merupakan sarana penting untuk kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat sehingga memerlukan perhatian pemerintah.

Tidak hanya itu, kelompok majelis taklim ibu-ibu juga menyampaikan permohonan dukungan berupa seragam, alat musik hadrah, dan perlengkapan sarafal anam. Bantuan tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas keagamaan dan kebudayaan yang rutin mereka laksanakan.

Mega Sulastri: Aspirasi Warga Menjadi Bahan Perjuangan

Menutup kegiatan reses, Mega Sulastri menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat dan berbagai aspirasi yang telah disampaikan. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut akan dihimpun sebagai bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan daerah.

“Kami datang untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi hari ini akan kami perjuangkan dalam rapat-rapat pembahasan di DPRD,” ujarnya.

Melalui kegiatan reses ini, Mega berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat, sehingga pembangunan di Seluma dapat berjalan lebih merata dan sesuai kebutuhan riil warga.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra