TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Sejumlah pengecer gas LPG di Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, resah akibat aksi pemborongan gas oleh sebuah mobil tidak dikenal di berbagai pangkalan warung milik warga. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan kelangkaan stok LPG di wilayah tersebut.
Salah satu pangkalan pengecer gas LPG di Desa Talang Bunut, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekhawatirannya.
"Dampaknya ada sih, kemungkinan besar kita akan mengalami kekurangan stok LPG ke depannya. Saat ini harga jual LPG berkisar antara Rp24.000 hingga Rp25.000 per tabung," ujarnya.
Hingga kini, belum diketahui siapa pihak yang melakukan pembelian dalam jumlah besar tersebut dan untuk tujuan apa. Warga berharap ada tindakan dari pihak berwenang guna memastikan distribusi LPG tetap merata dan tidak merugikan pengecer maupun masyarakat umum.
Belum ada pernyataan resmi dari agen distribusi LPG atau pemerintah setempat terkait kejadian ini. Namun, pengecer dan masyarakat berharap ada pengawasan lebih ketat agar stok LPG tetap terjaga dan tidak terjadi lonjakan harga di pasaran.
Pewarta : Harlis Sang Putra
Editing : Adi Saputra