TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) yang semula dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (22/2/2025) diputuskan untuk ditunda. Ketua Umum (Ketum) IKA PMII, Ahmad Muqowam, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil guna menghindari perpecahan internal dan rapat akan dilanjutkan pada Minggu siang (23/2/2025).
Muqowam menjelaskan bahwa rapat yang berlangsung pada Sabtu mengalami ketegangan akibat permasalahan kepemimpinan sidang. Pimpinan sidang yang bertugas ternyata bukan mereka yang telah ditetapkan dalam rapat pleno pada Sabtu pagi.
"Ketika saya datang ke ruangan, yang memimpin sidang bukan pimpinan sidang yang diputuskan oleh pleno Sabtu pagi. Ini merupakan buntut dari masalah krusial dalam pembahasan tata tertib pemilihan," ujar Muqowam di lokasi Munas VII IKA PMII, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Minggu dini hari.
Lebih lanjut, Muqowam mengungkapkan bahwa penundaan ini dilakukan berdasarkan masukan dari para penanggung jawab acara. "Saya mendapat laporan dari Ketua Panitia, Ketua SC, Ketua Sidang, dan mereka meminta sidang ditunda," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muqowam berharap para peserta Munas VII IKA PMII dapat memanfaatkan waktu jeda untuk menenangkan diri sehingga rapat dapat berlangsung lebih kondusif ketika dilanjutkan.
"Masih ada waktu, ayo kita konsolidasi, kita rapatkan kembali, kita bicara kembali. Rumah kita ini satu," tegasnya.
Muqowam juga menekankan pentingnya menjaga martabat dalam proses pemilihan pengurus IKA PMII periode mendatang.
"Penundaan ini demi kebaikan bersama. Jika dipaksakan, mungkin akan muncul tiga versi IKA PMII. Kita adalah alumni pergerakan mahasiswa Islam. Ada tiga nilai yang harus kita pegang: alumni, mahasiswa, dan pergerakan Islam. Kita akan malu jika Munas VII tidak berjalan dengan baik dan beretika," pungkasnya.
Pewarta : Harlis Sang Putra
Editing : Adi Saputra