Skip to main content

Pasca Rangka Baja Ambruk, Kontraktor Ambil Langkah Ekstrem Bongkar Ulang Bangunan Demi Antisipasi Banjir Bandang

Pasca Rangka Baja Ambruk, Kontraktor Ambil Langkah Ekstrem Bongkar Ulang Bangunan Demi Antisipasi Banjir Bandang

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Insiden ambruknya rangka baja proyek pembangunan mendadak jadi sorotan publik dan viral di media sosial. Enggan mengambil risiko lebih besar, pihak kontraktor akhirnya mengambil keputusan tegas untuk membongkar ulang seluruh rangka baja yang sudah terpasang guna memastikan keamanan struktur secara menyeluruh.

Langkah drastis ini diambil bukan tanpa alasan. Ancaman banjir susulan yang bisa datang sewaktu-waktu menjadi kekhawatiran utama, terutama potensi banjir bandang yang membawa material berat seperti gelondongan kayu.

Strategi Pengamanan Ekstrem Kontraktor adalah dengan membongkar kembali rangka baja terpasang untuk evaluasi ulang dan re-konstruksi penyangga.. kemudian dipasang tiang pelindung khusus yaitu dengan membangun tiang-tiang penahan (pancang pelindung) di setiap titik perancah (scaffolding). Inilahyang di,aksud dengan sistem pemecah hantaman diman tiang pelindung dirancang khusus untuk memecah dan menahan hempasan material kayu kotor saat banjir datang, sehingga perancah penyangga utama rangka baja tidak langsung dihantam arus.

Langkah antisipasi ini menuai beragam reaksi dari masyarakat  Lubuk Selandak dan Sumber Mulyo dan juga dengan netizen. Banyak yang mengapresiasi ketegasan kontraktor dalam mengutamakan keselamatan jangka panjang ketimbang memaksakan proyek cepat selesai.

"Lebih baik rugi waktu dan biaya bongkar ulang sekarang daripada nanti roboh lagi dan menelan korban saat banjir datang," ungkap salah satu warga di lokasi proyek.
Pihak kontraktor memastikan proses bongkar ulang dan pemasangan tiang penahan banjir ini akan dikerjakan secara intensif dengan pengawasan ketat agar proyek dapat kembali berjalan aman.
Pewarta: MTH
Editing: Adi Saputra