Skip to main content

Pembangunan Jembatan Kebun Tebeng Dikebut, Rampung Pertengahan November 2025

Pembangunan Jembatan Kebun Tebeng Dikebut, Rampung Pertengahan November 2025

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan di Kelurahan Kebun Tebeng yang menjadi salah satu proyek prioritas tahun 2025. Proyek ini ditargetkan selesai pada pertengahan November mendatang dengan tetap menekankan kualitas konstruksi dan kebermanfaatannya bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, mengungkapkan bahwa progres pembangunan jembatan saat ini sudah memasuki tahap akhir. Menurutnya, seluruh tahapan berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti di lapangan.

“Untuk penyelesaiannya kurang lebih tinggal satu bulan lagi. Insyaallah pertengahan November nanti sudah tuntas dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Noprisman saat ditemui di lokasi proyek, Kamis (17/10/2025).

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Bengkulu dalam memperkuat infrastruktur dan mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Kebun Tebeng dan sekitarnya. Selama ini, kawasan tersebut menjadi salah satu titik rawan genangan air setiap musim hujan.

Dengan adanya jembatan baru ini, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar, sekaligus memperbaiki konektivitas antar wilayah di dalam kota. Jembatan ini juga akan mempermudah mobilitas warga dan mempercepat akses transportasi lokal, terutama bagi masyarakat yang selama ini terganggu akibat kondisi jalan yang tidak dapat dilalui saat banjir.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang turun langsung meninjau progres pembangunan, menyampaikan apresiasi kepada tim pelaksana proyek yang telah bekerja maksimal di lapangan. Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan memahami adanya sejumlah kendala lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.

“Insyaallah November nanti jembatan ini selesai. Kami minta pengertian dari Pak Lurah, Pak RW, Pak RT, dan seluruh warga sekitar. Karena selama ini memang jadi masalah banjir, tapi alhamdulillah, tadi sudah disampaikan oleh Kadis PU, pertengahan November nanti jembatan ini sudah bisa digunakan,” ungkap Dedy.

Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya memperbaiki akses fisik, tetapi juga bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Dedy menambahkan, keberadaan jembatan ini akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan kualitas proyek berjalan sesuai standar teknis agar jembatan tersebut bisa digunakan dalam jangka panjang. “Kami tidak ingin pekerjaan asal cepat, tapi juga harus berkualitas. Karena infrastruktur seperti ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Bengkulu juga tengah memantau sejumlah proyek infrastruktur lain yang masuk dalam program prioritas tahun ini, termasuk perbaikan drainase dan peningkatan jalan lingkungan di beberapa kecamatan. Semua program tersebut diarahkan untuk menciptakan kota yang lebih tangguh terhadap bencana dan nyaman bagi seluruh warganya.

Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Kebun Tebeng nanti, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses yang lebih baik sekaligus terbebas dari persoalan banjir yang telah lama menjadi keluhan. Pemerintah optimistis, hasil kerja keras ini akan memberikan manfaat besar bagi kemajuan Kota Bengkulu secara berkelanjutan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi saputra