TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar kegiatan Dialog Ketenagakerjaan di Pendopo Bukit Kandis. Acara ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Bengkulu Tengah, Drs. Hendri Donal, S.H., M.H., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja.
Turut hadir dalam dialog ini sejumlah tokoh penting dan perwakilan lembaga terkait, antara lain Dandim 0407/KB Kolonel Inf. Widi Rahman, S.H., M.Si., perwakilan dari Polres Bengkulu Tengah, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra. Tak hanya itu, acara ini juga melibatkan organisasi pekerja seperti DPD K-SPSI Provinsi Bengkulu, FD PSPPP-SPSI, perwakilan serikat buruh, para pengusaha, dan instansi pemerintah lainnya.
Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah diskusi terbuka yang membahas berbagai isu aktual yang tengah dihadapi dunia ketenagakerjaan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Berbagai topik penting mengemuka dalam dialog ini, mulai dari perlindungan hak-hak pekerja, peningkatan jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga strategi meningkatkan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Hendri Donal menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkeadilan. Ia juga menyampaikan harapannya agar momentum May Day ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga ajang refleksi bersama dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
“Melalui dialog ini, kita harapkan muncul solusi konstruktif dari setiap pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas ketenagakerjaan di Bengkulu Tengah. Pemerintah siap menjadi fasilitator dan jembatan komunikasi antara pekerja dan pengusaha demi terciptanya hubungan kerja yang kondusif,” ujar Hendri Donal.
Sementara itu, Kolonel Inf. Widi Rahman juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya-upaya yang bertujuan meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak pekerja. Ia menegaskan bahwa stabilitas sosial dan ekonomi sangat bergantung pada keharmonisan dalam dunia kerja.
Kegiatan ini pun menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antara semua pihak yang terlibat di sektor ketenagakerjaan. Diharapkan hasil dari dialog ini dapat menjadi bahan rekomendasi kebijakan pemerintah daerah dalam menyusun program ketenagakerjaan ke depan.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra