Skip to main content

Pemkot Bengkulu dan GOW Matangkan Persiapan Nikah Balai Gratis

Pemkot Bengkulu dan GOW Matangkan Persiapan Nikah Balai Gratis

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>   Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bengkulu terus mematangkan persiapan pelaksanaan program Nikah Balai Gratis yang akan digelar pada 22 Oktober 2025 mendatang.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Sekretariat GOW Kota Bengkulu pada Kamis (16/10/2025) ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua GOW Kota Bengkulu, Ny. Tri Aprida Yeni Ronny, Kepala DP3AP2KB, Dewi Dharma, Kepala Dinas Dukcapil, Widodo, Sekretaris Dinas Kominfo, Afri Candriani, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, Camat dan Lurah se-Kota Bengkulu, Ketua BMA, serta 10 pasangan calon pengantin (catin) yang akan mengikuti program nikah balai gratis tersebut.

Dalam rapat tersebut, para calon pengantin mendapat pembekalan dan arahan teknis terkait mekanisme pelaksanaan acara yang rencananya digelar di Balai Merah Putih dan akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dan Wakil Wali Kota, Ronny Rachman. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya bagi pasangan yang ingin menikah namun terkendala biaya administrasi maupun resepsi.

Kepala DP3AP2KB, Dewi Dharma, menjelaskan bahwa pelaksanaan nikah balai bukan hanya sekadar memfasilitasi pernikahan secara gratis, tetapi juga menjadi wadah edukasi bagi calon pengantin. Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya kesiapan usia menikah, yakni minimal 19 tahun, agar tidak terjadi permasalahan hukum dan kesehatan di kemudian hari.

Selain itu, DP3AP2KB juga memberikan edukasi terkait pencegahan **stunting**. Menurut Dewi, edukasi ini penting agar calon pengantin memiliki pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan gizi keluarga. “Kami berharap, dengan edukasi ini, para pasangan muda dapat membangun keluarga yang sehat dan mampu melahirkan generasi yang bebas stunting,” ujarnya.

Adapun fasilitas yang diberikan pemerintah melalui program Nikah Balai Gratis ini cukup lengkap. Peserta mendapatkan berbagai layanan tanpa biaya, mulai dari rias dan busana pengantin, mas kawin, biaya penghulu dari KUA, penggunaan gedung, hingga kebutuhan konsumsi selama acara. Semua kebutuhan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Bengkulu, tanpa ada pungutan apa pun.

Ketua GOW Kota Bengkulu, Ny. Tri Aprida Yeni Ronny, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Bengkulu dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap program ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

“Iya, kita berharap program ini terus menyentuh masyarakat yang memang membutuhkan, terutama bagi pasangan yang ingin menikah layaknya pasangan lain namun terbentur biaya. Dengan adanya program ini, mereka bisa mewujudkan pernikahan yang sah dan berkesan,” ujar Yeni.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat, sekaligus mendukung pembangunan keluarga yang harmonis dan sejahtera di Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi saputra