Skip to main content

Pemkot Bengkulu Dukung Penuh Program Koperasi Merah Putih, Pj Sekda: Perkuat Ekonomi Warga dari Tingkat Kelurahan

Pemkot Bengkulu Dukung Penuh Program Koperasi Merah Putih, Pj Sekda: Perkuat Ekonomi Warga dari Tingkat Kelurahan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi. Hal ini terlihat dari keikutsertaan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Tony Elfian, dalam kegiatan Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia melalui Zoom Meeting, Rabu (9/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sekretaris Daerah Kota Bengkulu itu turut dihadiri oleh Plt Asisten III I Made dan Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Lia Kamalia. Ketiganya mengikuti jalannya peluncuran secara daring bersama sejumlah pemerintah daerah lain se-Indonesia.

Program Koperasi Merah Putih ini merupakan salah satu terobosan pemerintah pusat dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat dari akar rumput, yakni di tingkat desa dan kelurahan. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat setempat dengan menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif dan mandiri.

Dalam sambutannya usai kegiatan, Pj Sekda Kota Bengkulu, Tony Elfian menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu sangat mengapresiasi dan mendukung penuh implementasi program ini. Bahkan, pihaknya berencana untuk segera merealisasikan percontohan koperasi Merah Putih di Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar.

“Program ini sangat relevan dengan kondisi Kota Bengkulu saat ini. Koperasi Merah Putih ini bukan hanya menjadi wadah ekonomi warga, tetapi juga berpotensi menjadi instrumen utama dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan,” ujar Tony Elfian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mock up atau model awal koperasi tersebut akan menjadi ujung tombak dalam melihat potensi dan tantangan pengembangan koperasi berbasis kebutuhan masyarakat lokal.

Layanan Koperasi yang Terintegrasi

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diluncurkan Kementerian Koperasi dan UKM RI ini mencakup sejumlah layanan koperasi yang dirancang secara terintegrasi. Di antaranya adalah gerai sembako, apotek desa atau gerai obat murah, klinik desa, gerai simpan pinjam, serta unit logistik dan perkantoran koperasi.

Konsep layanan yang beragam ini diyakini mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat dengan lebih efektif, serta mendekatkan layanan ekonomi dan kesehatan kepada warga tanpa harus mengandalkan akses ke pusat kota.

“Ini adalah pendekatan multisektor berbasis komunitas. Kita ingin masyarakat tidak hanya jadi konsumen, tapi juga pelaku ekonomi aktif. Misalnya, warga bisa menabung di koperasi, berbelanja sembako dengan harga terjangkau, atau bahkan memanfaatkan layanan klinik desa yang lebih murah dan dekat,” imbuh Tony Elfian.

Mendorong Ekonomi Kerakyatan Berkembang Lebih Merata

Langkah Pemkot Bengkulu dalam mendukung program ini dinilai sebagai bagian dari upaya untuk mendorong pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah kota. Selama ini, pertumbuhan ekonomi cenderung terpusat di wilayah tertentu. Namun melalui koperasi yang menyentuh langsung ke masyarakat, perekonomian lokal diharapkan dapat tumbuh dari bawah.

Plt Asisten III, I Made, menambahkan bahwa keberadaan koperasi berbasis kelurahan akan menjadi alternatif solusi atas permasalahan klasik seperti akses modal, distribusi kebutuhan pokok, dan keterjangkauan layanan kesehatan.

“Sistem koperasi yang dikembangkan melalui program ini akan memberdayakan masyarakat untuk saling bantu, saling dukung, dan bersama-sama membangun kekuatan ekonomi baru di lingkungan mereka sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Lia Kamalia, menegaskan bahwa dukungan regulasi dan pendampingan dari pemerintah kota juga akan dimaksimalkan agar koperasi-koperasi ini tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga mampu tumbuh secara berkelanjutan.

“Pemkot akan memfasilitasi pembinaan, pelatihan, hingga pengawasan agar koperasi ini benar-benar berjalan dan memberikan manfaat nyata,” tegas Lia.

Dengan terlaksananya program Koperasi Merah Putih di Kota Bengkulu, diharapkan geliat ekonomi berbasis masyarakat akan semakin kuat. Koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat dapat kembali menjadi kekuatan utama dalam membangun kemandirian ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra