Skip to main content

Pemkot Bengkulu Fokus Benahi Infrastruktur Kota, Targetkan Tambahan Anggaran Rp300 Miliar di 2026

Pemkot Bengkulu Fokus Benahi Infrastruktur Kota, Targetkan Tambahan Anggaran Rp300 Miliar di 2026

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>  Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur kota demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny P. L. Tobing menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, seperti jalan, drainase, dan lampu penerangan jalan, menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.

Sejak awal masa kepemimpinannya, pasangan Dedy–Ronny aktif merespons keluhan warga yang berkaitan dengan kondisi infrastruktur. Mulai dari saluran drainase yang tersumbat, jalan berlubang, hingga lampu jalan yang tidak berfungsi, berbagai aduan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.

“Setiap keluhan masyarakat yang masuk langsung kita teruskan ke dinas terkait untuk segera ditangani. Tidak ada yang kita biarkan berlarut-larut, karena kami ingin kota ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman bagi warganya,” ujar Wali Kota Dedy Wahyudi, Selasa (11/6/2025).

Warga pun menyambut baik langkah cepat yang dilakukan pemerintah kota. Banyak dari mereka yang merasa puas dan mengapresiasi respons yang diberikan, terutama atas kehadiran tim dinas teknis yang langsung turun ke lapangan begitu laporan diterima.

Dedy menjelaskan, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tidak hanya sebatas pada estetika kota, melainkan juga berkaitan langsung dengan aspek fungsional dan keselamatan. Ia menyebut bahwa tiga komponen utama yakni jalan, drainase, dan lampu jalan memiliki peran yang saling menunjang satu sama lain.

“Drainase yang baik mencegah banjir saat musim hujan, jalan yang mulus mendukung kelancaran mobilitas warga, dan lampu jalan sangat penting untuk keselamatan, khususnya di malam hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedy mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu Pemkot Bengkulu melakukan penyesuaian atau pergeseran anggaran untuk fokus pada sektor infrastruktur. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk prioritas nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Anggaran yang kemarin kita geser itu dialokasikan langsung untuk mempercepat perbaikan jalan, saluran air, dan lampu penerangan. Ini kebutuhan mendesak dan nyata di lapangan,” tegasnya.

Untuk memastikan pembangunan infrastruktur terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah, Dedy menyatakan bahwa Pemkot telah menyiapkan rencana penambahan anggaran pada tahun anggaran 2026. Jumlah yang diajukan cukup signifikan, yakni sebesar Rp300 miliar, yang akan difokuskan sepenuhnya pada perbaikan dan pembangunan infrastruktur.

“Kita sudah susun rencana agar tahun depan pembangunan infrastruktur kota bisa lebih masif. Target kita anggarkan sekitar Rp300 miliar. Saya juga sudah minta rekan-rekan di DPRD agar sepakat fokus pada program ini,” katanya.

Dedy berharap dengan tambahan anggaran tersebut, tidak ada lagi keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak, saluran air tersumbat, maupun kurangnya penerangan di lingkungan warga.

“Kita ingin semua permasalahan infrastruktur terselesaikan. Kota Bengkulu harus semakin tertata dan nyaman untuk semua,” tutup Dedy.

Langkah tegas dan progresif yang dilakukan oleh Pemkot Bengkulu ini diharapkan dapat menjadi contoh dalam pelayanan publik yang tanggap dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan legislatif dan partisipasi aktif warga, pembangunan infrastruktur di Bengkulu diyakini akan berjalan lebih cepat dan merata.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra