TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Kota Jambi dibuat kagum oleh kemeriahan Car Free Night (CFN) yang digelar di kawasan wisata Belungguk Point, Jalan S. Parman, Kota Bengkulu, Sabtu malam (10/1/2026).
Kegiatan yang memadukan hiburan, kuliner, dan interaksi sosial itu dinilai mampu menjadi contoh pengelolaan ruang publik yang produktif dan berdaya guna bagi masyarakat.
Rombongan Pemkot Jambi yang hadir dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Noviarman, bersama puluhan perwakilan Forum RT se-Kota Jambi. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda studi lapangan sekaligus undangan khusus dari Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, untuk memperkenalkan geliat ekonomi kreatif dan kebersamaan warga melalui CFN Belungguk Point.
Sejak sore hingga malam hari, kawasan Belungguk Point dipadati warga yang menikmati berbagai sajian kuliner UMKM, pertunjukan seni, serta aktivitas hiburan keluarga. Suasana yang tertib, aman, dan penuh keakraban menjadi daya tarik tersendiri bagi rombongan tamu dari luar daerah tersebut.
Noviarman menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah Kota Bengkulu yang dinilai berhasil menghadirkan konsep ruang publik yang hidup dan melibatkan banyak unsur masyarakat. Menurutnya, CFN bukan hanya sekadar acara hiburan, tetapi juga wadah memperkuat hubungan sosial dan menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami melihat bagaimana pemerintah kota mampu berkolaborasi dengan masyarakat, pelaku UMKM, dan komunitas seni. Ini bukan hal mudah, tetapi Bengkulu mampu melaksanakannya dengan sangat baik. Atmosfernya hangat dan partisipasi warganya luar biasa,” ujar Noviarman.
Hal senada diungkapkan Reno, salah satu Ketua RT dari Kota Jambi yang turut serta dalam rombongan. Ia mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari pelaksanaan CFN Belungguk Point, terutama terkait peran RT dalam mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Warganya antusias, pelaku UMKM terbantu, dan suasana kekeluargaan terasa kuat. Kami tentu ingin membawa pengalaman ini sebagai bahan diskusi di Jambi,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa CFN Belungguk Point merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan ruang publik sebagai pusat aktivitas masyarakat. Selain mendorong pertumbuhan UMKM, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta meningkatkan rasa memiliki terhadap kota.
“Kami ingin ruang publik tidak hanya ramai, tetapi juga bermanfaat. Dengan CFN, masyarakat bisa berkumpul, pelaku usaha kecil mendapatkan penghasilan, dan kota menjadi lebih hidup,” jelas Dedy Wahyudi.
Ia berharap kunjungan Pemkot Jambi dan Forum RT tersebut dapat memperkuat hubungan antardaerah sekaligus menjadi ruang bertukar gagasan terkait pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.
Kegiatan CFN malam itu diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama antara jajaran Pemkot Bengkulu dan rombongan Pemkot Jambi. Keakraban yang terjalin menjadi simbol sinergi positif antarwilayah dalam membangun kota yang inklusif dan berkelanjutan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra