TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kesetaraan hak dan kesempatan bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Melalui Program “Bantu Rakyat”, Pemprov berupaya memastikan agar kelompok disabilitas mendapatkan dukungan optimal dalam seluruh aspek kehidupan, dari pendidikan, akses layanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi.
Hal tersebut ditegaskan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dalam sambutannya saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Bengkulu periode 2025–2030, di Gedung Pola Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (25/6/2025).
“Dalam kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian, program Bantu Rakyat menjadi wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada seluruh masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Pemerintah hadir melalui Dinas Sosial sebagai perpanjangan tangan. Silakan PPDI siapkan program yang relevan, ajukan kebutuhan, kami siap memfasilitasi,” ujar Herwan.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap semangat tinggi yang ditunjukkan para pengurus dan anggota PPDI. Menurutnya, keberadaan organisasi ini bukan hanya simbol keterwakilan, tetapi harus menjadi wadah yang aktif dalam advokasi, pelatihan, hingga pemberdayaan anggota agar dapat hidup mandiri dan produktif.
Herwan juga berharap agar PPDI benar-benar menjadi organisasi yang memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada anggotanya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Barat PPDI, Zulfahmi, menjelaskan bahwa PPDI merupakan wadah sosial yang bergerak di bidang koordinasi, konsultasi, dan advokasi terkait isu-isu penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa PPDI bukan organisasi politik, melainkan lembaga sosial yang bertujuan murni untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan anggotanya.
“PPDI adalah rumah bagi kawan-kawan disabilitas. Kepengurusan baru yang dilantik hari ini diharapkan dapat bekerja dengan fokus dan menjadikan PPDI sebagai mitra strategis pemerintah. Tugas kita ke depan tidak mudah, namun dengan soliditas dan semangat kebersamaan, saya yakin kita mampu,” kata Zulfahmi.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa misi utama PPDI mencakup koordinasi dan konsultasi tentang seluruh isu disabilitas, advokasi terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, serta pemberdayaan agar mereka dapat menjadi pelaku pembangunan yang mandiri dan terintegrasi dengan masyarakat umum.
Sementara itu, Ketua DPD PPDI Provinsi Bengkulu terpilih, Rahmat Istari, dalam sambutannya menegaskan komitmen kepengurusan baru dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas di Bengkulu. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mitra pemerintah dan aktif dalam pembangunan daerah, dengan mengedepankan program-program yang inklusif dan memberdayakan.
“Kami akan terus berjuang agar para penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan yang setara dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan sosial kemasyarakatan. Kami ingin agar teman-teman disabilitas tidak hanya menjadi objek bantuan, tetapi juga subjek pembangunan,” tegas Rahmat.
Kepengurusan DPD PPDI Provinsi Bengkulu Periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam kesempatan tersebut. Susunan pengurus terdiri dari:
- Ketua: Rahmat Istari
- Wakil Ketua: Dodi Ahmad
- Sekretaris: Sigit Nanang Widodo
- Wakil Sekretaris: Enjellia Clarasitha
- Bendahara: Dian Febrianti
- Wakil Bendahara: Titi Kartini
Selain itu, struktur organisasi ini juga dilengkapi dengan tujuh biro strategis yang akan menangani berbagai bidang, yaitu:
- Biro Manajemen Organisasi dan Inovasi
- Biro Perlindungan Hukum dan Advokasi
- Biro Ekonomi dan UMKM
- Biro Olahraga dan Kesenian
- Biro Keagamaan dan Kesejahteraan Sosial
- Biro Aksesibilitas dan Pengawasan
- Biro Humas dan Publikasi
Dengan struktur yang lengkap dan semangat kerja kolektif yang tinggi, diharapkan PPDI Bengkulu mampu menjadi kekuatan sosial yang membawa perubahan positif, serta menjembatani aspirasi para penyandang disabilitas menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan inklusif di Provinsi Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra