TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diperkuat Pemerintah Provinsi Bengkulu. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu, pemerintah menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan santunan kepada 100 penerima yang terdiri dari kaum dhuafa serta anak yatim dan piatu di Kabupaten Mukomuko.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, di Masjid Agung Baitul Huda, Kabupaten Mukomuko. Kegiatan digelar setelah pelaksanaan salat Magrib berjamaah dan dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah serta pengurus BAZNAS Provinsi Bengkulu.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, hadir mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Dalam kesempatan itu, Herwan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima.
Turut mendampingi Sekda Provinsi Bengkulu dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Yulkamra bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keberadaan program sosial tidak hanya dirasakan masyarakat di pusat pemerintahan, tetapi juga menjangkau wilayah kabupaten.
Herwan Antoni mengatakan, bantuan yang disalurkan kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan dukungan.
Menurut dia, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus membangun kepedulian sosial dengan menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Insyaallah bantuan sembako dan santunan seperti ini akan terus kami lakukan dalam berbagai kegiatan di Provinsi Bengkulu. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Bengkulu, khususnya kaum dhuafa dan anak yatim piatu,” kata Herwan.
Ia menjelaskan, pemberian bantuan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk dukungan material. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.
Bantuan sembako diharapkan mampu membantu memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga penerima manfaat. Sementara santunan bagi anak yatim dan piatu diharapkan dapat memberikan tambahan dukungan bagi kebutuhan mereka.
Herwan juga menegaskan bahwa semangat “Bantu Rakyat” akan terus menjadi bagian dari pelaksanaan berbagai program pemerintah. Karena itu, kegiatan sosial serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat dan menjadi bukti bahwa pemerintah hadir bersama masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, keterlibatan BAZNAS dalam penyaluran bantuan menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan dan kepedulian sosial di daerah.
Rangkaian kegiatan di Masjid Agung Baitul Huda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako dan santunan secara simbolis kepada perwakilan kaum dhuafa serta anak yatim dan piatu.
Pemprov Bengkulu berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap masyarakat membutuhkan dapat dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak.
Pemerintah Provinsi Bengkulu pun menyatakan akan terus mendorong program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Kelompok masyarakat kurang mampu, kaum dhuafa, serta anak yatim dan piatu menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam upaya memperkuat kesejahteraan sosial di Bumi Rafflesia.
Pewarta : Mth
Editing : Adi Saputra