Skip to main content

Persiapan HUT ke-81 RI Dimatangkan, Pemkot Bengkulu Ajak Warga Rayakan Agustusan dengan Semangat Gotong Royong

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Bengkulu dalam menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai perlombaan di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota, Kamis (30/7/2026). Foto: Istimewa.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mulai mematangkan seluruh persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan diperingati pada 17 Agustus 2026. Berbagai agenda telah disusun agar semarak perayaan kemerdekaan dapat dirasakan masyarakat hingga ke lingkungan terkecil.

Rangkaian kegiatan nantinya tidak hanya dipusatkan di tingkat kota, tetapi juga akan digelar di setiap kelurahan dan kecamatan. Konsep ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menghidupkan kembali tradisi perlombaan Agustusan yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengatakan pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai teknis pelaksanaan, termasuk pembagian peran setiap wilayah agar pelaksanaan peringatan HUT RI berlangsung meriah namun tetap sederhana.

Menurut Dedy, pemerintah memberikan keleluasaan kepada masing-masing kelurahan untuk menyusun dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan kondisi serta kreativitas masyarakat setempat.

"Kami sudah menggelar rapat koordinasi. Nantinya akan ada perlombaan di tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota. Karena ini memang agenda tahunan, setiap kelurahan dipersilakan menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan masyarakat," ujar Dedy Wahyudi saat ditemui usai kegiatan, Kamis (30/7/2026).

Utamakan Gotong Royong Tanpa Membebani Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga menyoroti mekanisme pendanaan berbagai kegiatan Agustusan yang biasanya melibatkan swadaya masyarakat. Ia mengingatkan agar semangat gotong royong tetap dijaga, namun tidak sampai menjadi beban bagi warga.

Menurutnya, apabila pengurus RT, RW maupun pemerintah kelurahan mengajak masyarakat berpartisipasi melalui sumbangan sukarela, pelaksanaannya harus dilakukan secara bijaksana dan tanpa unsur paksaan.

Pemkot Bengkulu ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat ikut merasakan kegembiraan perayaan kemerdekaan tanpa terbebani oleh pungutan yang memberatkan kondisi ekonomi keluarga.

"Prinsipnya tetap gotong royong, tetapi jangan sampai memberatkan masyarakat. Jika ada partisipasi warga, semuanya harus dilakukan secara sukarela dan tidak boleh ada unsur paksaan," tegasnya.

Perlombaan Sederhana Lebih Bermakna

Dedy menilai kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan tidak selalu harus diwujudkan melalui acara besar dengan biaya tinggi. Sebaliknya, perlombaan sederhana yang mampu menghadirkan keceriaan justru menjadi esensi utama dalam memeriahkan bulan kemerdekaan.

Ia berharap masyarakat kembali menghidupkan berbagai permainan tradisional yang selama ini identik dengan perayaan 17 Agustus, seperti lomba makan kerupuk, balap sarung, tarik tambang, lomba balap karung, hingga berbagai perlombaan anak-anak.

Menurutnya, kegiatan semacam itu bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan masyarakat.

"Yang terpenting itu suasana gembira. Tidak perlu membuat acara yang terlalu besar. Perlombaan sederhana seperti makan kerupuk, balap sarung, atau lomba anak-anak sudah cukup membuat masyarakat menikmati suasana kemerdekaan," ungkap Dedy.

Seluruh Elemen Masyarakat Dilibatkan

Pemkot Bengkulu berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil bagian dalam menyukseskan peringatan HUT ke-81 RI. Mulai dari perangkat kelurahan, kecamatan, RT, RW, organisasi kemasyarakatan, pemuda, hingga pelajar diharapkan ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang telah dirancang.

Selain menjadi ajang hiburan, momentum peringatan Hari Kemerdekaan juga diharapkan mampu memperkuat nilai gotong royong, mempererat silaturahmi antarwarga, serta meningkatkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Rangkaian perlombaan diperkirakan mulai berlangsung pada pekan kedua Agustus 2026. Sejumlah lingkungan di Kota Bengkulu diprediksi akan kembali dipenuhi nuansa merah putih dengan beragam kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Melalui konsep perayaan yang sederhana namun penuh makna, Pemerintah Kota Bengkulu berharap semangat kemerdekaan dapat dirasakan secara merata, sekaligus menjadi momentum memperkokoh persatuan dan kebersamaan warga dalam membangun daerah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra