TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Peresmian Masjid Annajmu Nurfarida di Kelurahan Rawa Makmur Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu, menjadi momentum penuh makna bagi warga setempat. Peresmian rumah ibadah tersebut dilakukan langsung oleh Dedy Wahyudi yang hadir bersama tokoh masyarakat dan jemaah, menandai dimulainya pemanfaatan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan rasa bangga atas proses pembangunan masjid yang dinilainya berlangsung sangat cepat. Ia mengingat kembali momen peletakan batu pertama pada tahun 2024 lalu. Menurutnya, dalam kurun waktu kurang lebih satu setengah tahun, bangunan megah itu sudah dapat difungsikan.
“Kalau melihat prosesnya, ini termasuk yang paling cepat penyelesaiannya di Kota Bengkulu. Biasanya pembangunan rumah ibadah memerlukan waktu lebih panjang, tetapi di sini kebersamaan masyarakat luar biasa,” ujarnya di hadapan jemaah yang memenuhi area masjid.
Wali Kota menilai percepatan pembangunan tersebut tidak lepas dari kekompakan warga dan dukungan para donatur. Salah satu sosok yang secara khusus disebutkan adalah Ananda Budi, pemuda asal Kelurahan Kandang yang menjadi donatur utama pembangunan masjid tersebut. Dedy menggambarkan Ananda Budi sebagai figur muda dengan kepedulian sosial tinggi dan ketulusan dalam beramal.
Menurutnya, kontribusi yang diberikan bukan semata-mata soal materi, tetapi juga bentuk bakti kepada orang tua dan komitmen untuk kepentingan umat. Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan agar segala kebaikan sang donatur mendapat balasan berlipat dari Allah SWT.
Tak hanya meresmikan penggunaan masjid, Dedy juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur agar akses menuju lokasi semakin nyaman. Ia meminta pihak kelurahan segera menelusuri status kepemilikan lahan di sekitar masjid, khususnya jalur yang direncanakan untuk dibuka dan diaspal.
Ia menegaskan, apabila lahan tersebut telah diwakafkan atau tidak bermasalah secara administratif, Pemerintah Kota Bengkulu siap membantu pembukaan jalan baru agar akses dari dan menuju masjid semakin lancar, bahkan bisa terhubung hingga ke kawasan Kandang Limun. Dengan akses yang baik, ia optimistis aktivitas ibadah dan kegiatan sosial di masjid akan semakin ramai.
Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan warga terkait penggunaan material untuk penimbunan jalan. Ia menekankan agar masyarakat tidak menggunakan sampah plastik sebagai bahan timbunan karena berpotensi merusak struktur tanah serta berdampak buruk bagi lingkungan dalam jangka panjang. Ia berharap pembangunan infrastruktur tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kebersihan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga menyampaikan komitmen pribadinya untuk turut berkontribusi. Saat meninjau bagian dalam bangunan, ia melihat bahwa masjid tersebut belum dilengkapi pintu permanen. Tanpa ragu, ia menyatakan akan mewakafkan pintu masjid menggunakan dana pribadi, yang diniatkan sebagai amal untuk kedua orang tuanya.
Pernyataan spontan itu disambut antusias jemaah. Ia bahkan meminta pengurus masjid segera mencari tukang dan menyampaikan tagihan langsung kepadanya. Baginya, berkontribusi pada pembangunan rumah ibadah adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus kesempatan menabung pahala.
Peresmian Masjid Annajmu Nurfarida juga menjadi momen istimewa bagi Dedy selama menjabat sebagai wali kota. Ia menyebut, untuk pertama kalinya dirinya secara langsung melantik pengurus masjid di tingkat kelurahan. Ucapan tersebut disampaikannya dengan nada ringan yang mengundang senyum para hadirin.
Di penghujung acara, ia mengajak masyarakat menjaga semangat kebersamaan dalam memakmurkan masjid. Ia menekankan bahwa membangun fisik masjid memang penting, tetapi yang lebih utama adalah menghidupkan kegiatan ibadah, pendidikan, serta aktivitas sosial di dalamnya.
Acara peresmian turut dihadiri Anggota DPRD Kota Bengkulu Dediyanto dan Lurah Rawa Makmur Permai, yang bersama-sama menyaksikan dimulainya babak baru perjalanan Masjid Annajmu Nurfarida sebagai pusat pembinaan umat di wilayah tersebut.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra