TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Pagar Alam mulai mengimplementasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggelar peluncuran perdana di SD IT Lantabur, yang berada di kawasan Jalan Serma Somad, Simpang Padang Karet, Senin (23/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pagar Alam.
Kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan paket makanan bergizi secara simbolis kepada para siswa TK IT dan SD IT Lantabur. Suasana penuh antusias tampak dari raut wajah anak-anak yang menerima makanan sehat yang telah disiapkan. Momentum ini menjadi langkah awal pelaksanaan program nasional yang menyasar pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Program MBG merupakan kebijakan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Menurutnya, kecukupan gizi adalah fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Ia menjelaskan, program ini memiliki keselarasan dengan kebijakan Pemerintah Kota Pagar Alam yang sebelumnya telah menggulirkan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa, seperti seragam, sepatu, tas, hingga alat tulis. Berbagai intervensi tersebut, kata dia, dirancang untuk meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak dapat belajar dengan kondisi fisik dan mental yang optimal.
“Masih ada keluarga yang belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan gizi anak setiap hari. Program ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab persoalan tersebut,” ujar Wali Kota di hadapan para tamu undangan.
Ia juga menyinggung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, cita-cita besar tersebut hanya dapat terwujud apabila generasi muda dipersiapkan sejak sekarang melalui akses pendidikan dan asupan gizi yang memadai. Dengan adanya MBG, diharapkan angka kekurangan gizi dapat ditekan, sekaligus meningkatkan konsentrasi serta prestasi belajar siswa di sekolah.
Usai seremoni peluncuran, Wali Kota bersama rombongan meninjau langsung dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Ulu Rurah. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar kebersihan, keamanan pangan, dan kandungan nutrisi yang telah ditetapkan. Ia berdialog dengan para petugas dapur serta memastikan alur distribusi makanan ke sekolah-sekolah berjalan lancar.
Menariknya, bahan baku yang digunakan dalam program ini sebagian besar berasal dari hasil pertanian masyarakat Kota Pagar Alam. Sayur-mayur segar dipasok oleh petani lokal, sehingga program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan anak-anak, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Wali Kota, keterlibatan petani lokal merupakan strategi untuk menciptakan perputaran ekonomi di daerah. Dengan adanya permintaan bahan pangan secara rutin untuk program MBG, para petani memiliki kepastian pasar bagi hasil panennya. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pemerintah Kota Pagar Alam mencatat bahwa pelaksanaan Program MBG saat ini telah menjangkau hampir seluruh wilayah kota secara bertahap. Distribusi dilakukan secara terencana agar seluruh siswa yang menjadi sasaran dapat menerima manfaat secara merata.
Ke depan, Pemkot Pagar Alam berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program tersebut. Evaluasi berkala akan dilakukan guna memastikan kualitas makanan tetap terjaga dan pendistribusian berjalan efektif. Pemerintah daerah juga membuka ruang koordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan program semakin optimal.
Dengan dimulainya Program Makan Bergizi Gratis di Pagar Alam, diharapkan anak-anak dapat tumbuh lebih sehat dan memiliki daya saing yang kuat. Langkah ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Sapitra