Skip to main content

Rahmandani: Berdayakan Masyarakat Melalui Pertanian dan Kontrol Sosial

Rahmandani: Berdayakan Masyarakat Melalui Pertanian dan Kontrol Sosial

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Rahmandani, seorang aktivis yang aktif dalam pengawasan sosial dan pencegahan tindak pidana korupsi, khususnya dalam pengelolaan dana desa, terus menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain menjalankan perannya sebagai pengawas sosial, ia juga mengelola usaha pertanian cabai yang membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

“Kita tidak harus menunggu pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan. Sebaliknya, kita harus berinisiatif menciptakan peluang kerja untuk membantu mengurangi angka pengangguran,” ujar Rahmandani saat ditemui di kebunnya.

Menurutnya, pertanian memiliki potensi besar dalam mengurangi tingkat pengangguran, terutama di daerah pedesaan. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, sektor ini juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan lokal.

Rahmandani juga menyoroti perlunya dukungan dari pemerintah terhadap inisiatif masyarakat dalam menciptakan lapangan kerja. Ia menegaskan bahwa dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang tersedia di Kabupaten Lebong seharusnya dikelola secara transparan dan dialokasikan untuk program yang benar-benar bermanfaat bagi petani.

“Saya kira dana CSR yang ada di Kabupaten Lebong, daripada dikelola secara tidak transparan, lebih baik dimanfaatkan untuk mendukung petani dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah. Hal ini juga sejalan dengan visi-misi pemerintah terkait program makanan gratis untuk pelajar, di mana stok pangan bisa berasal dari petani lokal,” jelas Rahmandani.

Dengan semangatnya, Rahmandani tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan sosial dalam pengelolaan dana desa, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana sektor pertanian dapat menjadi solusi bagi permasalahan ketenagakerjaan dan ketahanan pangan di daerah. Keberhasilannya menggabungkan peran sebagai aktivis dan petani menunjukkan bahwa aksi nyata dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Pewarta: Harlis sang Putra 
Editing: Adi Saputra