Skip to main content

Realisasikan Janji Wali Kota, Proyek Drainase Jalan Kartini Kotamobagu Mulai Dikerjakan

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib memantau drainase di Jalan Kartini tahun 2025 silam. Drainase ini akan tuntas diperbaiki tahun ini. (ist)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah untuk membenahi sistem drainase di sepanjang Daerah Milik Jalan (Damija) Jalan Kartini, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Langkah ini diambil sebagai upaya penanganan genangan air dan banjir yang kerap melanda kawasan pertokoan tersebut setiap kali curah hujan tinggi.

Perbaikan saluran air ini menjadi wujud realisasi janji Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M. Pada tahun sebelumnya, Wali Kota bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah meninjau langsung lokasi tersumbatnya drainase dan menyerap aspirasi warga terdampak. Peninjauan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan perencanaan teknis oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu.

Kepala Dinas PUPR Kota Kotamobagu, Claudy Mokodongan, S.T., mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik proyek kini tengah berjalan.

“Dana pekerjaan ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2026. Proyek ini merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang direspon langsung oleh Pak Wali Kota saat turun ke lapangan tahun lalu,” ujar Claudy, Senin (14/9/2026).

Proyek pengerjaan drainase ini dilaksanakan oleh pihak pelaksana kontraktor CV. Arta Prima dengan nilai kontrak sebesar Rp491.190.797,83. Berdasarkan kesepakatan Kontrak Kerja Nomor 05/KONTRAK/PUPR-KK/PPK/CK/D-KARTINI/VII/2026 tertanggal 31 Juli 2026, proyek tersebut ditargetkan selesai dalam jangka waktu 150 hari kalender.

Claudy menekankan pentingnya profesionalisme dan ketepatan pelaksanaan agar pihak kontraktor mematuhi seluruh klausul yang telah disepakati.

“Semua sudah tertera jelas dalam kontrak kerja. Pihak pelaksana wajib bekerja tepat waktu dan tepat mutu. Seperti biasa, pada akhir tahun anggaran akan dilakukan pemeriksaan ketat, baik dari sisi administrasi keuangan maupun kondisi fisik di lapangan,” tegas Claudy. 

Pewarta : Gusman 

Editing : Adi Saputra