BENGKULU.TEROPONGPUBLIK.COM-Komisi II DPRD Kota Bengkulu Reni Heryanti meminta Pemerintah Kota Bengkulu untuk serius dalam menangani persoalan kawasan kumuh.
Dia menilai, dalam penanganan kawasan kumuh, masih terjadi tumpang tindih antar SKPD di Pemkot Bengkuku. Sehingga masih terdapat beberapa kawasan di kota Bengkulu yang masuk kategori kawasan kumuh, seperti Kelurahan Padang jati,Sukamerindu dan lainnya.

"Perlu dibentuk tim khusus untuk menangani kawasan kumuh di Kota Bengkuku, terlebih ada beberapa kelurahan yang harus dikerjakan secara serius,” ujar Reni , di Saat sidak di Rt 5,6,9,11 Kelurahan Padang Jati Kota Bengkulu.
Kalau kawasan kumuh dikerjakan secara serius, menurut Reni seharusnya dari tahun ke tahun untuk kawasan kumuh berkurang, bahkan zero atau nol.
"Tapi buktinya saat ini masih tetap ada," katanya.

Dia menjelaskan, kawasan kumuh identik dengan persoalan banjir,pembuangan tinja yang langsung kedalam Drenase tampa mengunakan Sepytang karena kurangnya penanganan terkait infrastruktur, drainase, dan lain sebagainya. Selain terkait banjir, pihaknya juga mendorong untuk adanya perbaikan kawasan kumuh dengan menambah muatan lokal, dalam pemberdayaan ekonomi.
Pihaknya meyakini dengan perbaikan di segala sisi, maka kawasan yang sebelumnya kumuh, dapat meningkatkan potensi perekonomiannya. "Kawasan kumuh juga identik dengan kemiskinan, tapi dengan penanganan dan perbaikan di infrastruktur, drainase, air minum masuk, pengolahan limbah aktif, maka bisa membantu peningkatan ekonomi," ucapnya.

Lebih jauh, pihaknya akan melakukan sidak ke kawasan-kawasan kumuh di Kota Bengkulu. Sehingga dapat mengetahui permasalahan yang terjadi di masyarakat.
"Ini tentu jadi prioritas kita, sehingga kita dapat melihat langsung bagaimana kawasan kumuh yang masih ada di Kota Bengkulu, termasuk solusi dan lain sebagainya," tutupnya.