TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Dalam upaya mendukung arahan Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto terkait pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir sebagai destinasi wisata nasional, Komando Resor Militer (Korem) 041/Garuda Emas menggelar kegiatan Karya Bhakti Pembersihan Pantai Panjang di Kota Bengkulu, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han, sebagai bentuk respons cepat terhadap instruksi Presiden yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor. Dalam forum tersebut, Presiden menegaskan bahwa kebersihan kawasan wisata harus menjadi prioritas utama, mengingat sektor pariwisata berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pantai Panjang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu ikon wisata unggulan Provinsi Bengkulu yang setiap harinya dikunjungi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Namun, tingginya aktivitas pengunjung juga berbanding lurus dengan meningkatnya volume sampah, terutama plastik dan limbah rumah tangga yang berpotensi merusak ekosistem pesisir.
Sebelum pelaksanaan aksi bersih-bersih, dilakukan apel dan pengecekan personel oleh Pasi Bhakti TNI Siterrem 041/Gamas Mayor Inf Tonny Antonny R. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan, keselamatan, serta kerja sama antar personel agar kegiatan berjalan efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan.
“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Pantai adalah aset bersama yang harus dirawat secara kolektif,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, ratusan personel yang terdiri dari prajurit dan PNS Korem 041/Gamas serta Personel Kompi B Yonif 144/Jaya Yudha diterjunkan langsung ke lokasi. Mereka menyisir kawasan pantai di sekitar Mess Pemerintah Provinsi Bengkulu, memungut berbagai jenis sampah seperti botol plastik, kantong kresek, sisa makanan, hingga kayu dan material lain yang terbawa ombak.
Dengan perlengkapan sederhana seperti karung, sarung tangan, dan alat kebersihan, para personel bekerja secara bergotong royong. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah dan diangkut untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, penuh semangat, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang turut menyaksikan langsung aksi tersebut.
Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menegaskan bahwa kegiatan Karya Bhakti ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Jika pantai bersih dan nyaman, maka wisatawan akan datang, ekonomi masyarakat juga akan bergerak,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak unsur, termasuk pemerintah daerah, komunitas lingkungan, pelajar, serta masyarakat umum.
Sementara itu, di lokasi terpisah, Personel Kodim 0407/Kota Bengkulu juga melaksanakan kegiatan pembersihan di sekitar Gedung Balai Buntar, Jalan Natadirja, Kota Bengkulu. Gedung tersebut merupakan salah satu aset milik Pemerintah Provinsi Bengkulu yang memiliki nilai sejarah dan fungsi strategis dalam berbagai kegiatan pemerintahan.
Aksi bersih-bersih di kawasan Balai Buntar difokuskan pada penataan lingkungan, pembersihan halaman, serta saluran air guna menciptakan suasana yang lebih bersih dan representatif.
Melalui kegiatan serentak ini, TNI berharap dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Lebih dari itu, Karya Bhakti juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan Bengkulu yang bersih, indah, dan berkelanjutan sebagai destinasi wisata unggulan di tingkat nasional.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra