TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Musyawarah Daerah (Musda) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bengkulu resmi menetapkan Saptanti sebagai Ketua BKMT Kota Bengkulu masa khidmat 2025–2030. Acara pemilihan berlangsung khidmat di Gedung Merah Putih, Rabu (3/9), dengan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.
Musda tahun ini menjadi momentum penting bagi BKMT Kota Bengkulu. Selain menghasilkan keputusan strategis, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat kebersamaan antarorganisasi perempuan di Kota Bengkulu. Kehadiran sejumlah tokoh penting semakin menambah nilai tersendiri bagi terselenggaranya agenda lima tahunan ini.
Salah satu tokoh politik perempuan Bengkulu, Sefty Yuslinah, yang juga turut hadir sebagai peserta, menyampaikan apresiasi terhadap jalannya musyawarah yang berjalan tertib dan diterima semua pihak. “Alhamdulillah, hari ini kita berhasil menyelesaikan Musda dengan baik. Semua pihak dapat menerima hasilnya, dan kita bersyukur pula karena kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Bapak Dedy Wahyudi,” ujarnya kepada wartawan.
Lebih lanjut, Sefty menekankan bahwa Musda kali ini menjadi ajang regenerasi kepemimpinan dalam tubuh BKMT Kota Bengkulu. Menurutnya, keputusan memilih Saptanti sebagai ketua merupakan langkah positif yang disepakati bersama. “Dalam Musda tadi, kita sepakat menunjuk Ibu Saptanti sebagai Ketua BKMT Kota Bengkulu untuk periode 2025–2030. Beliau menggantikan kepemimpinan Ibu Mardensi. Kepada Ibu Mardensi, tentu kita menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin BKMT,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Saptanti atas amanah baru yang diemban. Ia berharap BKMT Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan yang baru dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam membina umat, khususnya kaum perempuan, agar semakin berdaya dan berperan aktif di tengah masyarakat.
“BKMT memiliki peran penting dalam memperkuat ukhuwah islamiyah serta meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan. Kita berharap, kepemimpinan yang baru ini membawa semangat baru bagi seluruh majelis taklim di Kota Bengkulu,” tutur Dedy.
Musda tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu, Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, serta Plt. Ketua BKMT Provinsi Bengkulu, Diana Komena. Hadir pula berbagai organisasi perempuan seperti Aisyiyah, Salimah, Fatayat, Bhayangkari, dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), yang menunjukkan dukungan terhadap keberlangsungan BKMT.
Dengan terpilihnya Saptanti, diharapkan BKMT Kota Bengkulu semakin aktif melaksanakan program-program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Regenerasi kepemimpinan ini juga diharapkan mampu membawa angin segar dan inovasi dalam pengelolaan kegiatan BKMT ke depan.
Musda kali ini bukan hanya sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antaranggota dan organisasi mitra. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi modal penting bagi BKMT Kota Bengkulu untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra