TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Sebagai bentuk kepedulian antardaerah, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menunjukkan solidaritas nyata dengan turun langsung ke lokasi bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (11/2/2026).
Kunjungan tersebut menjadi simbol kuat bahwa semangat gotong royong tidak mengenal batas wilayah, terutama saat masyarakat tengah menghadapi musibah besar.
Dalam kunjungannya, Gubernur Helmi tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi juga membawa bantuan konkret dari Pemerintah Provinsi Bengkulu senilai Rp370 juta. Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung percepatan pemulihan kondisi warga yang terdampak longsor, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar yang sangat mendesak.
Menurut Helmi Hasan, bencana alam bukan hanya menjadi cobaan bagi masyarakat yang terdampak langsung, tetapi juga panggilan moral bagi seluruh pihak untuk saling membantu. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah lain merupakan bentuk empati sekaligus tanggung jawab kemanusiaan.
“Musibah seperti ini mengingatkan kita bahwa solidaritas adalah kunci utama untuk bangkit. Kami hadir bukan sekadar melihat kondisi, tetapi ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di sini mendapatkan dukungan nyata,” ujar Helmi di sela-sela kunjungannya.
Bantuan dari Pemprov Bengkulu difokuskan pada sektor yang paling krusial, yaitu penyediaan air bersih. Pasca longsor, banyak sumber air warga yang tertutup material tanah sehingga tidak dapat digunakan. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Bengkulu akan membangun lima unit sumur bor di sekitar lokasi terdampak agar masyarakat dapat kembali memperoleh akses air bersih secara layak.
Selain itu, sebagian bantuan juga dialokasikan untuk pembangunan dua rumah ibadah. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual masyarakat selama masa pemulihan. Menurut Helmi, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan saling menguatkan di tengah situasi sulit.
Di posko bencana, Gubernur Helmi Hasan disambut langsung oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Asep Ismail, Sekretaris Daerah Ade Zakir, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan antar daerah.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini masih berada dalam kondisi darurat.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Gubernur Bengkulu beserta jajaran. Bantuan ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat kami, terutama terkait ketersediaan air bersih yang saat ini sangat terbatas,” ujar Jeje.
Lebih lanjut, Jeje juga mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari diskusi bersama Gubernur Helmi, khususnya terkait konsep mitigasi bencana yang menekankan keseimbangan antara manusia dan alam. Ia menilai gagasan tersebut penting untuk diterapkan sebagai upaya jangka panjang dalam mengurangi risiko bencana di wilayah rawan.
“Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan hari ini. Salah satunya tentang bagaimana menjaga alam sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana. Sayangi bumi, insyaAllah kita juga akan dilindungi,” tuturnya.
Kunjungan Gubernur Bengkulu ini menjadi bukti bahwa solidaritas tidak berhenti pada ucapan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata. Diharapkan, dukungan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan di Desa Pasirlangu, membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas normal, serta menumbuhkan semangat optimisme di tengah keterbatasan.
Melalui kerja sama lintas daerah seperti ini, nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial diharapkan terus terjaga, sehingga setiap musibah tidak hanya melahirkan duka, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan antar sesama.
Pewarta: Amg
Editing : Adi Saputra