TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kehadiran langsung dalam kegiatan takziah malam ketiga atas wafatnya Marzum Bin Sultan, ayahanda dari Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos. Kegiatan berlangsung di Desa Tumbuk, Kecamatan Pagar Jati, Kamis malam (11/6/2026), dan dihadiri jajaran pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat setempat.
Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan takziah yang menjadi ajang doa bersama untuk almarhum. Kehadiran para pejabat daerah sekaligus menjadi bentuk dukungan moral kepada keluarga yang tengah berduka.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah hadir mewakili pemerintah daerah didampingi para pejabat Eselon II, camat se-Kabupaten Bengkulu Tengah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Arpan Sakban. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk mengambil hikmah dari setiap musibah yang terjadi serta memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal kehidupan akhirat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam sambutannya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Marzum Bin Sultan. Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan takziah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus bentuk empati kepada keluarga yang sedang mengalami kehilangan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Almarhum Marzum Bin Sultan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujar Sekda.
Ia menambahkan bahwa momentum takziah tidak hanya menjadi sarana mendoakan almarhum, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam situasi duka dinilai penting untuk menjaga nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Menurut Sekda, dukungan moril yang diberikan melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan agar tetap kuat dan tabah menghadapi masa-masa sulit. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan jajaran pemerintah daerah.
Takziah malam ketiga ini juga menjadi bagian dari implementasi Program BERSAHABAT (Bersama Hadir untuk Masyarakat) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Program tersebut menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam berbagai kondisi kehidupan masyarakat, baik saat merasakan kebahagiaan maupun ketika menghadapi musibah.
Melalui Program BERSAHABAT, pemerintah berupaya membangun kedekatan yang lebih kuat dengan masyarakat sehingga pelayanan publik tidak hanya hadir dalam bentuk administrasi dan pembangunan fisik, tetapi juga melalui perhatian sosial dan kemanusiaan.
Kehadiran para pejabat daerah dalam kegiatan takziah ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak berjarak dengan masyarakat dan selalu hadir memberikan dukungan ketika dibutuhkan.
Dengan terselenggaranya kegiatan takziah malam ketiga ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan nilai-nilai silaturahmi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut diyakini menjadi modal penting dalam membangun daerah yang harmonis, religius, dan berkeadaban.
Selain sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan sosial yang kuat dan penuh rasa kekeluargaan.
Pewarta :Amg
Editing : Adi Saputra