TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar upacara tabur bunga di laut sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Kegiatan berlangsung khidmat di Dermaga Kapal Angkatan Laut, Pelabuhan Pulau Baai, Senin (10/11).Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, hadir mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama jajaran pejabat Forkopimda dan tokoh masyarakat. Upacara berlangsung di atas Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Mego II-2-15, kapal patroli cepat yang selama ini menjadi bagian dari sistem pengamanan wilayah perairan Bengkulu.
Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Lettu Laut (S) Roni Yuherman dipercaya sebagai Komandan Upacara. Suasana khidmat tampak menyelimuti prosesi, terutama saat seluruh peserta menundukkan kepala untuk mengheningkan cipta dan melakukan tabur bunga ke laut sebagai simbol penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, yang mengandung pesan agar semangat kepahlawanan tidak hanya dikenang, tetapi juga diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa semangat juang para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi generasi masa kini untuk terus berkontribusi membangun negeri. Ia menilai peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajang refleksi dan pembentukan karakter bangsa.
“Pahlawan dengan semangat juang membangun bangsa, mempertahankan kedaulatan, dan kemerdekaan Indonesia wajib menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Herwan.
Ia menambahkan, masyarakat dapat meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dengan cara mengabdi di bidang masing-masing, baik sebagai aparatur negara, pelajar, tenaga kesehatan, maupun pelaku usaha.

“Nilai kejuangan seperti keberanian, keikhlasan, dan cinta tanah air harus terus hidup di hati setiap warga Indonesia. Di era modern ini, perjuangan bisa diwujudkan melalui kerja nyata, inovasi, serta semangat gotong royong membangun bangsa,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, dalam amanatnya menegaskan bahwa perjuangan bangsa belum berakhir. Jika dahulu para pahlawan berjuang mengangkat senjata, kini generasi muda harus berjuang melawan kebodohan, kemiskinan, dan ancaman pudarnya nasionalisme.
“Zaman akan terus berubah, dan tantangan datang dalam bentuk yang berbeda. Di era globalisasi ini, perjuangan kita adalah menghadapi persaingan global dengan memperkuat semangat kebangsaan dan meningkatkan kapasitas diri,” ujar Sumardi.
Usai upacara, peserta bersama unsur TNI AL dan pemerintah daerah melakukan tabur bunga di laut lepas Bengkulu. Bunga-bunga yang dihanyutkan menjadi simbol doa dan penghargaan abadi atas jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perjuangan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap nilai-nilai kepahlawanan terus tumbuh di hati masyarakat, terutama generasi muda, agar tetap menjaga persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di tengah tantangan zaman. (ADV).
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra