Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Apresiasi Inovasi "Gerlap" di Kecamatan Gading Cempaka, Dorong Masyarakat Bayar PBB Lewat Digital

Wali Kota Bengkulu Apresiasi Inovasi "Gerlap" di Kecamatan Gading Cempaka, Dorong Masyarakat Bayar PBB Lewat Digital

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang digagas Kecamatan Gading Cempaka melalui program bertajuk Gerakan Lunas Pajak Bumi dan Bangunan atau Gerlap. Inisiatif ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Inovasi seperti Gerlap ini sangat luar biasa. Ini bentuk terobosan nyata dari Camat Gading Cempaka. Andai semua kecamatan berinovasi seperti ini, saya yakin target penerimaan PBB akan mudah tercapai,” ujar Wali Kota saat menghadiri kegiatan sosialisasi di Kecamatan Gading Cempaka, Selasa (22/7/2025).

Hadiah Bagi RT Paling Aktif

Sebagai bentuk motivasi dan penghargaan, Dedy juga mengumumkan pemberian insentif khusus bagi Ketua RT yang wilayahnya mencatatkan capaian tertinggi dalam pelunasan PBB. Insentif ini diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp5 juta untuk peringkat pertama, Rp4 juta untuk kedua, dan Rp3 juta untuk ketiga.

“Bagi Ketua RT yang berhasil mengajak warganya membayar PBB paling cepat dan terbanyak, kami siapkan reward. Ini bentuk apresiasi pemerintah atas kerja keras Ketua RT dalam membantu optimalisasi pendapatan daerah,” jelas Dedy.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemberian insentif akan disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga (KK) di masing-masing RT. RT dikelompokkan ke dalam tiga kategori: RT dengan maksimal 100 KK, RT dengan maksimal 200 KK, dan RT dengan lebih dari 200 KK.

PBB untuk Pembiayaan Pembangunan

Dedy juga menegaskan bahwa pembayaran pajak, khususnya PBB, memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kota Bengkulu. Dana yang terkumpul digunakan untuk pembangunan jalan, jembatan, saluran drainase, lampu jalan, dan fasilitas umum lainnya.

“Kenapa saya selalu mengingatkan pentingnya bayar PBB? Karena uang dari pajak inilah yang digunakan untuk pembangunan kota. Kalau kita ingin jalan mulus, irigasi baik, dan fasilitas publik lainnya terwujud, maka semua itu butuh dana dari PBB,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan berpartisipasi aktif dalam membayar pajak sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan.

Digitalisasi Pembayaran Melalui Aplikasi PADEK

Sebagai upaya memudahkan masyarakat dalam membayar pajak, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) telah meluncurkan aplikasi digital bernama PADEK (Pajak Daerah Elektronik). Aplikasi ini menjadi pionir transformasi digital dalam pembayaran pajak daerah di Provinsi Bengkulu.

Dengan PADEK, masyarakat kini dapat membayar PBB, pajak restoran, pajak hiburan, dan jenis pajak lainnya hanya melalui ponsel Android tanpa harus datang ke kantor. SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) juga bisa diunduh dan dicetak sendiri dari aplikasi tersebut.

“Sekarang tidak perlu repot datang ke kantor. Lewat HP saja sudah bisa bayar pajak. Mudah, cepat, dan efisien. Bahkan nanti akan ada undian berhadiah sepeda motor bagi warga yang rajin bayar PBB,” kata Dedy.

Aplikasi PADEK telah terintegrasi dengan sejumlah bank mitra yang memudahkan proses pembayaran secara online. Pemerintah berharap langkah ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat secara digital.

Penutup

Melalui kombinasi inovasi Gerlap, insentif Ketua RT, dan kemudahan pembayaran pajak via aplikasi PADEK, Pemkot Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem perpajakan yang efektif dan berorientasi pelayanan. Dedy berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak terus meningkat demi kemajuan pembangunan Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra