Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Hadiri Tabligh Musibah, Bukti Kepedulian Nyata

Wali Kota Bengkulu Hadiri Tabligh Musibah, Bukti Kepedulian Nyata

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Suasana haru menyelimuti dua lokasi berbeda di Kota Bengkulu saat Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, hadir langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, pada malam ketiga tahlilan dua warga yang wafat. Kehadiran orang nomor satu di Pemerintah Kota Bengkulu tersebut menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moril bagi keluarga almarhum.

Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, serta camat dan lurah setempat, Dedy terlebih dahulu melayat ke rumah duka Almarhum Abdullah Wafiq bin Nazuardi di Jalan Al-Furqan, RT 05, RW 01, Kelurahan Kebun Dahri. Di lokasi tersebut, ratusan pelayat memadati rumah duka untuk mengikuti rangkaian doa bersama dan tabligh musibah malam ketiga.

Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya almarhum. Ia mengajak seluruh keluarga untuk tetap tabah dan ikhlas menerima takdir Allah SWT. Menurutnya, setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Sang Pencipta, dan kematian adalah pengingat bagi yang hidup untuk terus memperbaiki diri.

“Kita semua tentu merasa berduka. Namun percayalah, Allah SWT telah menetapkan waktu terbaik bagi setiap hamba-Nya. Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah, seluruh amal ibadahnya diterima, dosa-dosanya diampuni, dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Dedy di hadapan keluarga dan para pelayat.

Usai dari Kebun Dahri, rombongan Pemerintah Kota Bengkulu melanjutkan takziah ke kediaman Almarhum Rasidi bin Baih di Jalan Raden Patah, Gang Mandiri 1, RT 46, RW 04, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar. Di lokasi kedua ini, suasana serupa juga tampak khidmat. Warga sekitar turut hadir memberikan dukungan moral kepada keluarga yang tengah berduka.

Di hadapan keluarga Almarhum Rasidi, Dedy kembali menyampaikan doa serta penguatan. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan kebersamaan antarwarga, terutama saat menghadapi musibah. Menurutnya, solidaritas sosial menjadi salah satu kekuatan masyarakat Kota Bengkulu yang harus terus dirawat.

Tak hanya menyampaikan belasungkawa secara lisan, Pemerintah Kota Bengkulu juga memberikan dukungan administratif kepada keluarga yang ditinggalkan. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan dokumen kependudukan melalui program “3 in 1”, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) terbaru, serta Akta Kematian.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi pasca wafatnya anggota keluarga. Dengan sistem pelayanan terpadu tersebut, keluarga tidak perlu lagi bolak-balik mengurus dokumen ke kantor dinas terkait. Semua dokumen penting langsung disiapkan dan diserahkan secara resmi.

Dedy menjelaskan, layanan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan cepat, tepat, dan humanis. Ia menyadari bahwa dalam situasi duka, keluarga sering kali kesulitan mengurus berbagai kebutuhan administratif. Karena itu, kehadiran pemerintah di tengah musibah diharapkan dapat meringankan beban, setidaknya dari sisi administrasi.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak dipersulit dalam pengurusan dokumen. Saat keluarga sedang berduka, pemerintah harus hadir membantu, bukan menambah beban,” tegasnya.

Kehadiran Wali Kota beserta jajaran juga mendapat apresiasi dari keluarga almarhum. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Bagi keluarga, kehadiran langsung pimpinan daerah menjadi penguat di tengah suasana kehilangan.

Momentum tabligh musibah malam ketiga tersebut pun berlangsung dengan penuh khidmat. Doa-doa dipanjatkan bersama, memohonkan ampunan dan tempat terbaik bagi almarhum di sisi Allah SWT. Warga yang hadir juga saling menguatkan, menunjukkan bahwa nilai kebersamaan masih terjaga erat di tengah masyarakat Kota Bengkulu.

Melalui kegiatan takziah ini, Pemerintah Kota Bengkulu kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam suasana suka maupun duka. Tidak hanya sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar warga Kota Bengkulu yang saling peduli dan menguatkan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra